Putri guru TK di Bandung ini justru hilang dari rumah jelang Unas


Foto Nisa Mardhiyyah
Bandung.merdeka.com - Nisa Mardhiyyah belum diketahui rimbanya. Pihak keluarga terus mencari perempuan 18 tahun tersebut. Ica, sapaan akrab Nisa, tiba-tiba tidak ada di kediamannya, di Komplek Ujungberung Indah Jalan Segar, Nomor 1, Kota Bandung, sejak Rabu (5/4) pagi hari.
Padahal siswa kelas 3 yang mengenyam pendidikan di Lembaga Pendidikan Citra Sarana Bahasa dan Informatika (CSBI) itu akan mengikuti ujian nasional tingkat SMA. Selain upaya yang dilakukan keluarga, pihaknya juga sudah melapor ke Polsek Ujungberung Bandung.
"Ica ini sudah dari kemarin pagi sebelum salat subuh enggak ada di rumah, kita enggak tahu ke mana ini Ica," kata ayah Nisa, Agus Nana Supena pada merdeka.com, Kamis (6/4).
Seperti hari-hari biasanya, pukul 05.00 WIB, Agus kerap membangunkan putrinya tersebut untuk salat subuh. Namun kemarin dirinya dikagetkan ketika putrinya itu tidak ditemukan di kamarnya. "Pas subuh biasa bangunin, dilihat di kamarnya enggak ada. Mungkin keluarnya subuh ya," imbuhnya.
Saat itu dirinya tidak berpikiran negatif. Sebagai perempuan yang senang bersepeda mungkin Ica keluar rumah untuk gowes sepeda kesukaannya yang juga ikut komunitas cosplay. "Saya pikir jalan-jalan atau olahraga pakai sepeda yang bannya besar itu," terangnya. Namun seiring waktu berjalan, Ica tak ada kabar sama sekali.
Sedikit harapan ada ketika malam hari pukul 20.00 WIB, masuk pesan singkat via Line yang mengabarkan bahwa Ica ada di kawasan Nagrog, Kabupaten Bandung. "Katanya ada di Nagrog Ica ini nge-Line saya. Dan nyuruh saya ke sana," paparnya.
Tanpa berpikir panjang dirinya bertolak ke lokasi dan keluarga menyisir kawasan tersebut. Tapi ternyata pencariannya tidak berbuah hasil sampai pukul 23.00 WIB. "Saya cari keluarga dan warga di sana. Tapi enggak ada. Dan nomor yang biasa juga tidak dapat dihubungi lagi."
Dia mengaku, hari ini sudah melapor tidak ada kabarnya Ica ke Polsek Ujungberung. Dengan melapor harapan dia, anak bungsunya itu bisa kembali ke pangkuan keluarga. Ibunya Lia Rosliana yang merupakan kepala sekolah TK Permata Bunda begitu terpukul juga sangat menanti kehadiran Ica ke rumah.
"Cepat pulang Ica. Kalau ada masalah bisa diselesaikan bersama. Apalagi nanti mau ujian juga kan," ucapnya.
Dia juga menyampaikan, bagi yang menemukan Ica dengan ciri-ciri fisik tinggi 160 centimeter, wajah lonjong, kulit sawo matang bisa melaporkan ke Polsek Ujungberung Bandung. "Dia pakai jilbab dan saat pergi pakai sepeda bannya gede bisa menyampaikan ke Polsek atau ke rumah langsung," ujarnya.
Kabar hilangnya Nisa Mardhiyyah langsung diselidiki kepolisian. Sejak mendapatkan laporan masuk ke meja Polsek Ujungberung Bandung, Kamis (6/4) pagi petugas langsung melakukan pencarian terhadap Ica, sapaan akrab Nisa di rumah.
"Kami sedang bergerak melakukan pencarian. Sudah ditelusuri," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana saat dikonfirmasi wartawan, hari ini.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak