Miras oplosan kembali 'cabut nyawa' empat pemuda di Subang


Ilustrasi miras
Bandung.merdeka.com - Empat pemuda di Subang, Jawa Barat, tewas dengan sia-sia. Pria berinisial HH (25), TK (27), PS (18) dan AK (25) tewas setelah menenggak minuman keras oplosan merek Vodka yang dicampur dengan Pepsi Blue.
PS dan AK tewas pada Senin (6/3). Sedangkan dua lainnya tewas sehari kemudian di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng.
"‎Empat orang Meninggal Dunia (MD) diduga akibat mengkonsumsi minuman keras oplosan di rumah kontrakan Asep Kurniawan di Subang," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus via pesan singkat, Rabu (8/3).
Empat pemuda ini tewas diduga usai pesta miras di rumah kontrakan milik Wawan di belakang Pom Bensin Kasomalang, Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang pada Minggu (5/3) lalu.
"Mereka ini mengkonsumsi minuman beralkohol (Miras) Merek Vodka dicampur dengan minuman Pepsi Blue menggunakan dua botol air kemasan satu liter," ujarnya. Setelah pesta miras para pelaku ini berangsur pulang ke rumah.
Barulah sehari kemudian efek miras oplosan tersebut terasa. Korban mengalami gejala mual-mual yang diakibatkan miras tersebut. "Para korban ada yang dibawa ke rumah sakit dan puskesmas," imbuhnya.
Setelah menjalani perawatan di puskesmas pada akhirnya korban dinyatakan tewas. Keluarga korban menolak untuk dilakukan Otopsi pada jasad korban.
"Keluarga menerima atas kejadian tersebut sebagai takdir selanjutnya dibuatkan surat penolakan untuk dilakukan Outopsi," ujarnya.
Sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi di Subang. Korban miras oplosan kala itu adalah lima Bonek, julukan suporter Persebaya. Mereka semua meninggal usai pesta miras oplosan di rumah warga Subang.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak