Empat pemuda tewas usai pesta miras oplosan di Subang


Ilustrasi miras
Bandung.merdeka.com - Minuman keras (miras) oplosan kembali telan korban di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Empat tewas, sedangkan satu lainnya mengalami kritis setelah menenggak ‎miras oplosan merek Big Boss ber-aroma Vodka yang dicampur minuman berenergi.
Rianto alias Anto (20), Warga Kampung Wanakersa (Blok PUSRI), Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, tewas di kediamannya, pada Selasa (31/1) pukul 02.00 WIB. Sementara Epi Sopyan (21), warga Kampung Wanakersa, Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, tewas pada pukul 04.00 WIB, disusul Arief Rahman alias Tumbila (20) yang tewas pukul 06.00 WIB serta Degan bin Gandi (20) yang tewas di RSUD Ciereng Subang pukul 18.00 WIB‎.
"Total masyarakat yang meninggal dunia empat orang, dan satu orang kritis," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus pada wartawan, Rabu (1/2).
‎Dia mengatakan, peristiwa berjatuhnya korban tewas akibat miras berawal ketika sejumlah pemuda warga Kecamatan Pegaden melakukan pesta miras oplosan di Kampung Wanakersa dengan mencampur minuman beralkohol merek Big Boss beraroma vodka jenis gambling, pada Sabtu (28/1).
"Di situ yang terlibat ada Arief (korban tewas), Fajar (dalam perawatan) dan Andrian," ujarnya.
Selang sehari, tiga pemuda ini kemudian melakukan pesta miras kembali di kediaman rumah kontrakan milik Keye yang dihuni Degan. ‎Minuman alkohol merek Bigboss itu dieksperimenkan dengan mencampur minuman berenergi Kuku Bima. "Di sini total ada lima orang yang mengkonsumsi," ujarnya.
Selepas pesta miras, gejala tidak biasa dialami para korban. Akhirnya mereka dilarikan ke RSUD Ciereng, Kabupaten Subang. Mendapati laporan itu, ‎kepolisian langsung mendatangi dua tempat kejadian perkara (TKP).
"Melakukan crosscek informasi ke lapangan, melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan pihak RSUD Ciereng," katanya.
Hasil koordinasi dengan salah satu korban di RSUD Ciereng, gejala tak biasa terjadi pasca mereka mengkonsumsi minuman beralkohol merek Big Boss beraroma Vodka jenis gambling yang dibelinya di Toko Minuman milik Sihombing di Kios Depan Pasar Inpres Pagaden.
Kepolisian pun, lanjut dia, langsung melakukan razia terhadap toko yang disinyalir menjual mir‎as dengan Satpol PP setempat.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak