Perlakukan uang jangan hanya 3D, tapi juga harus 3K

user
Farah Fuadona 10 Januari 2017, 10:32 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Mikael Budisatrio mengatakan, jangan hanya perlakukan uang dengan 3D, tetapi juga 3K.

Slogan 3D yang dikenal masyarakat adalah Dilihat, Diraba, dan Diterawang sudah seharusnya beralih menjadi 3K yaitu Ku dapat, Ku sayang, dan Ku simpan.

"Ciri keaslian uang rupiah dapat dikenali dengan mudah menggunakan panca indera yang kita miliki yaitu dengan 3D. Namun, sekarang sebaiknya lakukan 3K pada rupiah yang merupakan simbol kedaulatan NKRI," ujar Mikael saat jumpa wartawan Uang Rupiah NKRI Tahun Emisi 2016 di Kantor Bank Indonesia, Senin (9/1).

Slogan 3K yang dimaksud oleh Mikael adalah Ku dapat yakni rupiah didapat dengan bekerja keras sehingga harus dijaga agar tetap dalam kondisi layak edar.

"K yang kedua adalah Ku sayang, yang berarti rawatlah rupiah dengan menjaganya selalu bersih, bebas dari coretan, jangan distaples karena akan merusak uang. Juga jangan dilipat-lipat, jangan dibasahi, jangan diremas-remas karena membuat uang cepat lusuh," jelasnya.

Terakhir adalah Ku simpan, yakni simpanlah uang rupiah dengan baik dan benar, agar selalu terlihat berbaris dan berjejer rapih maka simpanlah uang dengan rapih di dalam dompet.

Kredit

Bagikan