Tiba-tiba seorang pria tikam delapan orang di Bandung, satu tewas


Ilustrasi penusukan
Bandung.merdeka.com - Muhammad Azis Ghozari secara tiba-tiba menikam delapan orang di Kota Bandung. Aksi brutal yang dilakukan pemuda 19 tahun ini menyebabkan satu orang bernama Asep Odang Sutisna tewas. Asep meregang nyawa akibat hujaman senjata tajam.
Penyerangan brutal MAG dilakukan di Jembatan Tol Batureungat RW 03 Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Selasa (13/12) pukul 17.00 WIB.
"Penusukan terhadap delapan orang ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/12) malam.
Menurut dia, Asep tewas lantaran luka sajam menembus bagian dada sebelah kiri. "Selain itu korban juga mengalami luka gores jempol dan kelingking sebelah kiri serta luka tusuk bahu sebelah kanan atas," ujarnya.
Selain Asep, korban brutal amukan MAG ini yakni Ayip, Tursin, Acep Nugraha, Ahmad Sopandi, Agus Munawar, Dadan dan Imran. Saat beraksi MAG ini menggunakan pisau dapur untuk melukai korban.
"Tujuh korban lainnya mengalami luka goresan benda tajam," ujarnya. Seluruh korban yang tercatat merupakan warga Kelurahan Cigondewah Kaler tengah dalam penanganan medis di RS Avina.
Usai kejadian polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saat kemudian pelaku berhasil diamankan. Selain MAG, polisi juga menyita barang bukti berupa dua buah pisau dapur 30 sentimeter, dan satu pisau dapur 25 sentimeter berkarat.
Polisi masih mendalami motif penusukan yang dilakukan MAG ini. Diketahui MAG tercatat sebagai warga Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Pelaku penusukan bicara ngelantur
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengaku kesulitan mendalami motif penyerangan yang dilakukan tersangka Muhammad Azis Ghozari. Tersangka saat diperiksa di rumah sakit bicara ngelantur saat dimintai keterangan.
"Kalau sejauh ini saya lihat tersangka ngelantur ya saat diperiksa. Tapi saya menunggu dia sehat. Sebab fisik ada luka di bibir, hidung dan beberapa luka lecet," kata Kapolrestabes Bandung anyar ini, di Mapolrestabes Bandung.
Tubuh dan wajah Azis luka-luka lantaran dikeroyok warga usai menikam delapan warga Kelurahan Cigondewah, Kota Bandung tersebut. Ulah Azis ini menewaskan seorang warga, Asep Odang Sutisna dan tujuh lainnya luka-luka.
Dia juga berencana bakal melakukan memeriksa kejiwaan tersangka jika kondisinya sudah memungkinkan. "Kita lihat perkembangannya. Kalau sehat bisa diperiksa, tapi kalau perlu tes (psikolog) ya bisa dilakukan," ujarnya.
Sehingga dia belum bisa menyimpulkan motif aksi brutal yang dilakukan tersangka ini. "Motif belum diketahui. Apakah mabuk, gila atau tindak pidana? Ya tentu akan didalami. Saya ketemu dengan pelaku jawabannya ngelantur terus," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak