Jelang demo 212, politisi PKS minta semua pihak hati-hati berstatement


Anggota Komisi VIII DPR Ledia Hanifa
Bandung.merdeka.com - Isu makar saat demo 2 Desember atau 212 mendatang cukup santer belakangan ini. Sebab, bukan orang biasa yang menyampaikan indikasi makar tersebut, yakni Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
"Jangan kemudian serta merta (memberikan pernyataan). Toh pada kenyataannya intelijen kasih informasi berbeda. Jadi jangan tergesa-gesa. Jadi hati-hati juga buat pernyataan," kata Anggota Komisi VIII DPR Ledia Hanifa.
Ledia menyampaikannya dalam sosialisasi empat pilar MPR RI di hadapan seratusan mahasiswa di Hotel Nexa, Kota Bandung, Sabtu (26/11).
Politisi PKS itu melanjutkan, pasca-informasi makar soal demo 212 nanti masyarakat justru dibuat khawatir dengan kondisi negara. Hanya karena satu masalah, tapi masyarakat dibuat was-was seolah-olah negara dalam situasi ancaman besar.
"Masyarakat asalnya tenang justru gelisah karena statement yang hadir di media. Ini merugikan masyarakat juga. Justru di sini khawatirnya ada yang memanfaatkan situasi, kaya isu rush money dan lain-lain," ungkapnya.
Dia merasa, sejauh ini potensi makar itu belum bisa dipastikan kebenarannya. Apalagi intelijen setiap instansi berbeda-beda. Misalnya Menhan Ryamizard Ryacudu yang menegaskan tidak ada upaya makar pada aksi susulan demo 4 November lau.
"Ada potensi makar dll, jangan mengeluarkan itu hingga membuat gelisah masyarakat Padahal belum tentu ada," ujarnya.
Kedewasaan pemerintah menurut dia dalam kasus Ahok ihwal penistaan agama memang tengah diuji besar. Dia melanjutkan, bahwa pemerintah harus bisa menyelesaikan satu masalah tidak berdampak hadirnya masalah lain.
"Tinggal bagaimana negosiasi mencapai titik temu. Tinggal diselesaikan. Mereka tuntut keadilan kan. Kalau belum selesai, ada duduk penjelasannya," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak