Pemkot Bandung pasang 150 CCTV di titik-titik rawan kejahatan


Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung mengapresiasi kinerja Polrestabes Kota Bandung dalam mengungkap pelaku kejahatan kriminal bermotor atau begal yang belakangan ini mengganggu ketenangan warga Kota Bandung. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil upaya Kapolrestabes Bandung yang menambah titik-titik pos penjagaan.
"(Keberhasilan) Ini hasil pengembangan dari konsep Pak Kapolrestabes yang menambah hampir di 12 titik ada pos-pos polisi baru," ujar Ridwan dalam rilis yang diterima Merdeka Bandung, Sabtu (19/11)
Pria yang akrab disapa Emil ini menuturkan penambahan pos tersebut disertai dengan penempatan pasukan bermotor yang khusus ditugaskan malam hari. Cara tersebut diklaim efektif untuk menjerat komplotan kriminal yang terdiri dari satu pimpinan dan 3 anggota.
Tiga anggota pertama ditangkap pada hari Rabu (16/11) di Jalan Tamansari Kecamatan Bandung Wetan dan Jalan Tamansari Kecamatan Coblong. Dari keterangan pelaku, kemudian polisi menangkap pimpinan komplotan yang saat ditangkap pada hari Kamis (17/11/2016) pukul 03.00 terpaksa ditembak di tempat karena melawan dan membahayakan petugas.
Emil mengatakan, pihaknya sendiri akan terus membantu kepolisian dalam mengembangkan sistem pengamanan di kotanya. Ia pun telah menyediakan 150 CCTV yang akan ditempatkan di titik-titik rawan kejahatan.
"Nanti lokasinya kami serahkan ke Polrestabes agar menjadi titik yang dipilih oleh polisi juga," katanya.
Selain itu, ia telah merapatkan dengan jajarannya untuk membentuk pasukan linmas baru yang khusus bertugas menjaga keamanan di malam hari.
"Kita ada 500 satpam yang bertugas menjaga jalanan seperti satpam yang menjaga komplek, jaga gedung, dan jaga kantor. Bedanya dia bukan di gedung dan kantor tapi di jalan, di bawah koordinasi Satpol PP dan tidak melebihi tupoksinya seperti polisi," ungkapnya.
Sementara itu, untuk kejadian kriminal yang terjadi di dalam angkutan kota, pihak kepolisian tengah menyelidiki pelaku dan motif kejahatan. Emil mengatakan, saat ini sedang kepolisian sedang mencari tahu apakah ada keterlibatan supir angkot dalam kejadian tersebut.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak