Tradisi langka di Bandung akan dikenalkan kembali kepada generasi muda

user
Farah Fuadona 16 Juli 2016, 13:46 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Sebuah tradisi langka akan digelar di Bandung. Tradisi ini bernama Hajat Syawal, yaitu acara yang biasa digelar setelah Idul Fitri atau awal bulan Syawal.

Hajat Syawal akan digelar di Alun-alun RW O6 Jalan Manisi Kampung Jati Kelurahan Pasirbiru Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Acara akan digelar Sabtu (16/7) pukul 18.30 WIB.

Salah seorang sesepuh Kampung Jati, Abah Nzoem menyebutkan Hajat Syawal sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME. Atas segala nikmat yang telah diberikan khususnya kepada warga Kampung Jati yang telah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Warga kampung juga bersyukur telah kembali dari perjalanan mudik dan kini telah berkumpul kembali. Sebagai bentuk rasa syukur tersebut, warga akan bersilaturahmi dan makan bersama. Acara ini diharapkan bisa membangun kekompakkan dan kebersamaan.

"Kami juga ingin menghidupkan kembali tradisi hajat syawal di Kampung Jati yang sudah terlupakan," kata Anah Nzoem.

Menurut sesepuh Kampung Jati, tutur Abah Nzoem, Hajat Syawal sudah lama digelar di kampung tersebut. Selain sebagai bentuk syukur telah menjalankan ibadah Ramadan, acara ini diyakini bisa menghilangkan penyakit lahir dan batin.

"Yang dimaksud hajat sendiri adalah syukuran dan berbagi rizki berupa harta kekayaan dan hasil panen. Intinya hajat syawal saling berbagi rizki di bulan Syawal," tambah pegiat kesenian reak ini.

Menurutnya, tradisi hajat Syawal sempat hilang di Kampung Jati. Kini tradisi tersebut akan dihidupkan kembali sekaligus dikenalkan kepada generasi muda.

Kredit

Bagikan