Yuk kenali penyakit hemofilia dalam darah

Ilustrasi donor darah
Bandung.merdeka.com - Tahukah Anda apa hemofilia itu? Hemofilia adalah penyakit genetik kelainan pendarahan disebabkan kurangnya faktor pembekuan darah.
Di dunia 1 dari 1.000 orang mengalami gangguan perdarahan dan hanya sebagian kecil yang sudah terdiagnosa dan mendapatkan terapi dengan baik.
Menurut Pengurus Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI), Yani Hanifah memperkirakan jumlah pasien hemofilia mencapai 25.000 orang dari 1.025 yang terdiagnosa. Hal ini dikarenakan keterbatasan informasi dan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai penyakit ini.
Selain itu, fasilitas laboratorium di rumah sakit masih terbatas sehingga menjadi kendala dalam penanganan diagnosis hemofilia.
"Sebanyak 75 persen dari penderita kelainan pembekuan darah tidak menerima perawatan yang memadai atau bahkan tidak menerima perawatan sama sekali," ujar Yani kepada Merdeka Bandung, Minggu (17/4).
Hemofilia adalah suatu penyakit yang menyebabkan tubuh kekurangan protein yang dibutuhkan dalam proses pembekuan darah bilamana terjadi perdarahan. Protein ini lazim disebut faktor pembekuan atau faktor koagulasi.
Terdapat dua jenis hemofilia yakni Hemofilia A kekurangan faktor VIII, merupakan tipe hemofilia yang paling umum dan terjadi pada sekitar 80 persen dari penderita hemofilia. Prevalensi hemofilia A adalah 1 : 5000-10.000 kelahiran anak laki-laki.
Kemudian Hemofilia B kekurangan faktor IX, lebih jarang terjadi dan hanya terdapat sekitar 20 persen dari penderita hemophilia. Prevalensi hemofilia B adalah 1 : 30.000-50.000 kelahiran anak laik-laki.
"Gejala hemofilia dapat terlihat dari peningkatan pendarahan setelah cabut gigi, sirkumsisi, trauma, cedera, atau operasi hingga pendarahan mendadak tanpa sebab," jelasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak