Setelah 30 tahun, tokoh Lupus akan dihidupkan lagi


Bandung.merdeka.com - Setelah 30 tahun berlalu, tokoh Lupus yang begitu fenomenal kini akan dihidupkan lagi. Sosok pria tampan yang identik dengan permen karetnya itu kembali hidup lewat sebuah kegiatan berjudul "Nulis Lupus Bareng".
Kegiatan "Nulis Bareng Lupus" yang diselenggarakan di Bandung ini merupakan hasil inisiasi dari Rumah Kreatif Lupus dan Tirana Art Management, juga didukung oleh Yayasan SAHaLa (Sahabat Asia Bianglala).
"Sebenarnya ini niatan sudah lama namun baru bisa terwujud sekarang. Kegiatan "Nulis Bareng Lupus" karena film Lupus akan diluncurkan tahun depan. Kami mengajak anak muda untuk ikut andil dalam cerita Lupus," ujar penulis cerita Lupus, Hilman Hariwijaya, Minggu (17/4).
Kegiatan "Nulis Bareng Lupus" merupakan lomba yang mengajak siapa saja untuk mengekspresikan idenya dalam bentuk cerita pendek atau komik sepanjang satu halaman A4.
Dihidupkannya lagi tokoh Lupus setelah sekian lama tak muncul itu karena ia sadar bahwa bukan sekadar sebuah karakter yang muncul dalam sebuah novel.
Lupus menciptakan tren pada masanya. Artinya, Lupus adalah aset. Trend setter mampu mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan seperti sosial, ekonomi, gaya hidup, dan lain-lain.
Christine, perwakilan dari Tirana Art Management menjelaskan untuk itu kami mengajak siapa saja untuk mengikuti menulis cerita Lupus dengan mengirimkan karyanya melalui nulislupus@gmail.com.
"Naskah yang dikirim dilengkapi dengan usia, alamat domisili lengkap, dan nomor handphone. Pengumpulan karya paling lambat pada 20 April 2016," jelas Christine.
Karya terbaik akan mendapatkan undangan seleksi dan penjurian dari trio penggagas Lupus yakni Hilman, Boim, dan Gusur yang diadakan di Bandung.
Karya diterbitkan dalam bentuk novel, komik, dan online series, juga honor atas karya yang diterbitkan.
Penjurian 100 karya terpilih akan dilakukan pada Sabtu (23/4) di Kantinnasion, Jalan Ambon No.8a, dna workshop 50 karya terpilih pada Minggu (24/4) ditempat yang sama.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak