Sayangi ginjal Anda dan kenali fungsi vitalnya


Ilustrasi
Bandung.merdeka.com - Padahal ginjal berperan besar bagi kesehatan tubuh. Kerusakan pada ginjal akan menimbulkan gangguan serius pada organ tubuh lainnya.
Ahli ginjal Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rubin S Gondodiputro, menjelaskan ginjal merupakan organ tubuh yang multi fungsi, antara lain mengatur keseimbangan cairan tubuh.
Ketua Tim Transplantasi Ginjal RSHS ini menjelaskan, jika tubuh mengalami kelebihan cairan, maka beban jantung akan semakin berat. Sehingga orang yang mengalami kelebihan cairan akan mengalami sesak napas atau sakit.
"Ginjal mengatur itu semua, harus seimbang di dalam badan," terang Rubin kepada Merdeka Bandung.
Menurut dia, pasien ginjal akan mengalami kelebihan cairan. Bentuknya berupa bengkak-bengkak pada anggota tubuh, misalnya mata, kaki, tangan dan lainnya. Meski orang ini banyak minum, namun volume kencingnya sedikit.
Ia menjelaskan, ginjal juga berfungsi membuang sisa-sisa metabolisme tubuh. "Apa yang dimakan dan diminum kita sehari-hari yang baik diserap yang jelek dibuang," tuturnya.
Sisa metabolisme tubuh yang tidak terbuang akan menimbulkan keracunan. Sebab sisa-sisa tersebut hanya menumpuk di dalam tubuh. Gejala keracunan akibat metabolisme tubuh bisa berupa mual atau muntah mirip penyakit mag. "Awalnya kayak mual-mual, ngakunya sakit mag, padahal ternyata sakit ginjal," katanya.
Salah satu bentuk keracunan adalah tingginya kalium yang bisa menghentikan detak jantung. Selain itu, ginjal juga mengatur kadar asam pada tubuh. Jika kadar asam terlalu tinggi akan membuat napas sesak dan merusak sel-sel pada tubuh.
Peran penting ginjal lainnya adalah mengatur tekanan darah. Jika ginjal tidak bisa mengatur tekanan darah, maka tekanan darahnya akan tinggi. Ginjal juga membentuk sel darah merah.
"Kalau sel darahnya tak terbentuk karena kerusakan ginjal, pasien gagal ginjal terlihat pucat," katanya.
Puncak dari gangguan ginjal adalah gagal ginjal atau ginjal terminal. Hal ini terjadi karena kedua fungsi ginjal sudah berkurang. Solusi gagal ginjal adalah cuci darah atau cangkok ginjal.
Manusia sendiri memiliki dua ginjal, masing-masing ginjal bekerja 50 persen. Sehingga dua ginjal tersebut berperan sama besar. Gangguan pada satu ginjal akan memengaruhi kinerja ginjal yang satu lagi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak