Ini penyebab mabuk kendaraan dan cara mengatasinya


Bandung.merdeka.com - Mabuk saat melakukan perjalanan sangat tidak mengenakkan. Kepala pusing dan perut mual membuat perjalanan kita tidak nyaman. Apalagi kalau naik angkutan umum, bikin orang di sekitar kita jijik terhadap kita.
Ada mabuk darat, laut dan udara. Sebenarnya apa sih yang menyebabkan mabuk dalam perjalanan. Informasi dari berbagai sumber, Senin (25/1) mabuk kendaraan dikategorikan sebagai penyakit vertigo yang ditandai dengan mual, pusing lalu muntah. Badan menjadi lemas dan berkeringat.
Penyebab mabuk karena ketidaksinkronan antara sistem syaraf otak atau disebut dengan proprioceptors. Penyebab lainnya adalah karena adanya motion sickness. Motion sickness ini adalah munculnya perasaan yang tidak enak pada tubuh karena gerakan berulang.
Bagi masyarakat awam, kalau mabuk darat bisa disebabkan karena guncangan di dalam kendaraan. Atau mencium bau parfum atau AC di dalam kendaraan. Sehingga menyebabkan kepala pusing dan perut mual. Pemicu mabuk kendaraan karena di dalam mobil tidak ada oksigen yang segar, melainkan hanya karbondioksida. Bagi yang tak biasa menghirup menyebabkan kepala pusing.
Bagaiaman agar tidak mabuk saat melakukan perjalanan? Berikut ini beberapa tipsnya, semoga bermanfaat:
1. Cobalah naik kendaraan dalam posisi penglihatan dan pergerakan bisa sama-sama dirasakan oleh mata dan tubuh. Misalnya, duduk di kursi depan mobil dan memandang ke depan, jangan melihat ke samping atau memperhatikan kabel telepon yang bergelantungan.
2. Jika Anda naik kapal, pergilah ke atas dek dan perhatikan ujung lautan.
3. Sementara ketika Anda di pesawat, pilih tempat duduk dekat jendela dan lihatlah pemandangan di luar pesawat.
4. Saat naik kereta, Anda sebaiknya duduk di depan di dekat jendela dan memandang lurus ke depan.
5. Kurangi pergerakan kepala.
6. Hindari aroma menyengat dan makanan pedas atau berminyak.
7. Jangan makan terlalu banyak.
8. Jangan merokok atau duduk di dekat perokok.
9. Minum obat anti mabuk yang sudah dikonsultasikan dengan dokter.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak