Ini tempat yang paling kotor dibandingkan dudukan toilet

Ilustrasi kuman
Bandung.merdeka.com - Mungkin selama ini Anda mengira bahwa tempat yang paling banyak dipenuhi kuman adalah dudukan toilet. Tapi menurut sebuah penelitian benda-benda seperti handuk, ponsel dan tablet lebih banyak dipenuhi kuman dibandingkan dudukan toilet. Berikut ulasannya dari berbagai sumber.
Smartphone dan Tablet
Tim peneliti Inggris melakukan penelitian dengan memeriksa 30 tablet, 30 ponsel dan dudukan WC kantor. Hasilnya sangat mengejutkan sebuah tablet memiliki 600 unit bakteri staphylococcus (menyebabkan infeksi kulit) dan ponsel memiliki 140 unit. Sementara dudukan toilet hanya memiliki kurang dari 20 unit.
Tas tangan
Tak ubahnya smartphone dan tablet. Tas tangan juga setia menemani kemana pun kita pergi. Baik di kantor, kendaraan umum hingga di bawa ketika makan. Tahu kah Anda tas yang digunakan secara rutin bahkan 10 kali lebih kotor. Tali tas yang mengandung paling banyak bakteri. Virus radang lambung terbukti ada yang berasal dari tas belanja yang digunakan ulang.
Handuk
Bakteri membutuhkan tiga elemen untuk berkembang biak, yaitu kelembaban, suhu hangat, dan materi organik. Menurut Direktur Initial Washroom Hygiene, Dr. Peter Barratt handuk menyimpan partikel kulit mati menempel usai digunakan. Apalagi jika handuk ini basah makan akan menjadi makanan organik bagi mikroba. Menghindari penyakit kulit sebaiknya cuci handuk seminggu sekali. dengan suhu panas.
Talenan
Bayangkan talenan yang Anda gunakan memiliki bakteri 200 kali lebih banyak dari pada bakteri fecal(bakteri yang ditemukan pada tinja). Ini karena biasanya banyak orang menggunakan talenan untuk memotong daging mentah, sayuran dan buah tapi lantas lupa membersihkannya kembali. Sisa dari makanan mentah yang tertinggal di talenan ini jadi tempat ideal bagi kuman untuk bersarang.
Spons pencuci piring
Tak berbeda denga talenan, spons pencuci piring juga menjadi tempat idela bagi ribuan kuman untuk berkembang biak karena sifatnya yang lembab ditambah dengan sisa makanan yang menempel. Bahkan bakterinya 200 ribu kali lebih banyak dibanding jumlah bakteri yang ada pada dudukan toilet. Para ahli menganggap, ini merupakan alat rumah tangga yang paling banyak mengandung bakteri.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak