Panitia PON siapkan tim pemeriksa doping atlet
Atlet
Bandung.merdeka.com - Panitia Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 menyiapkan tim pemeriksa doping bagi atlet yang akan berlaga di ajang PON. Tim pemeriksa ini akan bertugas memeriksa para atlet, untuk memastikan bahwa atlet yang akan berlaga tidak menggunakan doping.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara tim pemeriksa doping atlet memang menjadi bagian dari Panitia Besar PON yang sudah dilatih secara khusus. "Mereka tugasnya nanti ditentukan oleh panitia, atlet mana yang harus dites. Apabila sudah ditunjuk atletnya misalkan si A, nanti ada capron (tim pemeriksa doping) kemudian sub dokternya dan nantinya akan dilakukan pemeriksaan," katanya.
Menurut Ahyani, tim pemeriksan doping atlet ini berjumlah 92 orang. Selain itu juga ditambah tim dokter yang berjumlah 35 orang.
"Tim dokter ada 35, capronnya ada 92 orang. Jadi untuk waktu, tempat lokasi, nama atlet dan pengambilannya jam berapa, nanti panitia yang akan menentukan. Kemudian tim ini yang akan bertugas melakukan pemeriksaan," ujarnya.
Ahyani menambahkan, selama pelaksanaan PON akan melibatkan 815 tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan ini akan disiagakan di 14 venue yang ada di Kota Bandung selama pelaksanaan PON.
Tag Terkait
Pemkot Bandung berikan uang kadeudeuh kepada atlet peraih medali
Pemkot Bandung siapkan Rp 12,5 miliar untuk atlet berprestasi
Gubernur Aher yakin pelaksanaan PON Jabar bebas korupsi
Pemprov Jabar masih rahasiakan besaran bonus atlet PON
Jabar juara umum PON, Ridwan Kamil: Saya dari Bandung sangat bahagia
Suka duka di balik volunteer PON XIX 2016 Jabar
Persembahan khusus batik edisi PON dari Azizah d'Nyonyah
Pertandingan gulat ricuh, pelatih asal Kaltim jotos wasit dari Iran
Ridwan Kamil ajak para atlet kontingen PON belanja di Bandung
Ada pedagang kaki lima spesialis PON