Hmm yummy! Sop buntut bakar lembut dan gurih ala Ibis Hotel
Sop buntut Ibis Hotel
Bandung.merdeka.com - Sop buntut tentu bukan makanan yang asing di jagad kuliner. Namun, ada suguhan berbeda dari Ibis Bandung Trans Studio dengan menyuguhkan sop buntut bakar bercitarasa gurih dengan bumbu rahasia.
Menu bertitle Oxtail Soup itu berisi daging seberat 350 gram yang direbus hingga empuk dengan lokal, kol, bawang bombay, daun seledri dan rempah-rempah. Kehadiran kol dan lobak mampu membuat daging menjadi lebih empuk.
"Direbus selama empat hingga enam jam dan membuat daging empuk merata karena direbus dengan lobal dan kol," ujar Executive Chef Ibis Bandung Trans Studio, Nino kepada Merdeka Bandung, Sabtu (12/3).
Daging buntut yang dibakar itu dibubuhkan mentega serta rempah-rempah hingga matang dan menghadirkan tekstur caramelize yang sempurna. Jika sekilas, rasa daging ini seperti dendeng sapi.
"Ada bumbu-bumbu rahasia yang kami bubuhkan di dalamnya. Ini andalan kami karena rasanya beda dengan sop buntut ditempat lain, sayang banget kalau belum coba," jelasnya.
Untuk kuahnya, Nino mengolah kaldu dari rebusan sapi yang sudah bersih lalu ditambah sedikit air, dan diberi bumbu. Sebagai pelengkap ditambahkan wortel, tomat segar, daun bawang, serta seledri.
Pada seporsi oxtail soup dilengkapi dengan nasi putih, kerupuk emping, serta sambal hijau yang dijamin mampu menggoyang lidah. Harganya dibanderol Rp 104 ribu.
Penasaran? Datang langsung ke Oopen Pasta and Grill di Ibis Bandung Trans Studio. Rasakan sensasi menyantap oxtail soup yang lezat dan mengenyangkan itu. Selamat mencoba.
Usir Penat di Masa Pandemi, Staycation di Hotel Bisa Jadi Solusi
Hotel Berbintang Di Bandung Taat Aturan Terkait Sertifikat Laik Fungsi Bangunan
OYO Hotels Kembali Perluas Jaringan Di Bandung
Distaru Benarkan Banyak Hotel di Bandung Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi Bangunan
Bercita-Cita Jadi Artis, Dimas Justru Kini Sukses Jadi Bos Hotel di Bandung
Rozelle Hotel, Penginapan Nyaman di Tengah Perumahan Mewah Setra Duta
INAP at Capsule Hostel Tawarkan Pemandangan Kota Bandung Dari Ketinggian
Jelang Tahun Baru, Tingkat Okupansi Hotel di Kota Bandung Capai 100 Persen
PHRI: Jumlah Gedung Hotel di Bandung Minim Miliki Sertifikat Laik Fungsi Bangunan
De Braga by Artotel, Hotel Butik Pertama di Bandung Yang Dapat SLF