Risih taman kotor, pedagang ini menyambi jadi petugas kebersihan

Oleh Farah Fuadona pada 02 Januari 2016, 13:23 WIB

Bandung.merdeka.com - Beberapa taman yang ada di Kota Bandung menjadi destinasi wisata masyarakat untuk mengisi libur akhir pekan, salah satunya adalah Taman Foto. Namun adanya sampah dan aksi vandalisme orang-orang yang tidak bertanggung jawab, membuat taman tersebut menjadi kurang indah untuk dipandang.‎
‎
Selain sebagai tempat sering yang dikunjungi ‎oleh anak-anak sebagai tempat hiburan, hal itu juga dimanfaatkan sebagai lahan usaha. Salah satunya adalah Muhammad Ridwan ‎(39) yang menyewakan Skuter Otopet di Taman Foto.‎

Ridwan mengatakan, sebagai bentuk kepedulian menjaga lingkungan, ia pun merasa bertanggung jawab untuk membersihkan area taman. Tak hanya dirinya, pedagang yang berada di sekitar Taman Foto juga ikut menjaga kebersihan.

"Sebelum saya mulai buka sewa Skuter, saya bersihin dulu tamannya. Soalnya kalau tamannya kotor, pengunjung juga jadi risih," ‎kata Ridwan kepada Merdeka Bandung, Sabtu (2/1).

‎Menurut Ridwan yang telah berdagang selama 7 bulan di taman itu. Ia menilai kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan masih kurang. "Memang kalau tidak ada kita yang membersihkan, pasti sampahnya banyak. Mungkin kesadaran masyarakatnya masih kurang, padahal tempat sampah sudah disediakan," ucap Ridwan.
‎
Pantauan Merdeka Bandung, beberapa kantong sampah tampak menumpuk di salah satu pohon taman. ‎Menurut Ridwan, sampah tersebut belum diambil oleh mobil dari Dinas Kebersihan Kota Bandung.

"Katanya sih mobilnya mogok, jadi sampahnya belum ambil. Petugas kebersihan yang ada di sini juga dengar-dengar habis kontraknya, jadi belum ada penggantinya. Jadi sekarang ya kita saja yang merasa punya tanggung jawab buat bersihin taman," kata Ridwan.
‎
‎Di tempat yang sama, salah satu pengunjung Taman Foto, Rani (29) mengatakan sangat menyayangkan apabila taman itu menjadi kurang terawat.‎ "Saya ke sini sama anak. Ya dari pada ke tempat lain harus macet-macetan, mending ke taman ini (taman foto) saja. Memang sih sayang kalau gak dirawat tamannya, sudah banyak coret-coretan juga di sini," kata Rani.

Tag Terkait