Jaring PMKS, Pjs Wali Kota Bandung instruksikan Dinsos operasi 1x24 jam
Pjs Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin
Bandung.merdeka.com - Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin meminta Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) untuk menjaring Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ke Kota Bandung. Di bulan Ramadan seperti sekarang, apalagi jelang lebaran, Kota Bandung menjadi sasaran serbuan para PMKS.
"Saya minta Dinsosnangkis operasi 1x24 jam untuk menertibkan PMKS," ujar Solihin, Rabu (13/6).
Solihin mengatakan, Kota Bandung merupakan kota terbuka untuk siapa saja. Namun, pendatang yang ingin tinggal di Kota Bandung harus memiliki tujuan yang jelas. Jika ingin menjadi penghidupan, maka wajib memiliki kemampuan. Solihin tidak ingin, pendatang tanpa kemampuan hanya menjadi beban untuk Kota Bandung.
"Cari nafkah itu enggak mudah, harus kerja keras. Tidak ada sesuatu yang instan, semuanya harus melakukan perjuangan," kata dia.
Namun ia mengingatkan kepada para petugas untuk bekerja profesional saat menjarig PMKS. Penertiban harus mengedepankan sikap humanis.
"Khusus teman-teman Dinsosnangkis harus sabar menanganinya," katanya.
Tag Terkait
Penataan Aset dan Piutang Jadi evaluasi Pemkot Bandung di Akhir Tahun 2018
Pejabat di Pemkot Bandung Diminta Rajin Bikin Inovasi
Pemkot Samarinda belajar penataan PKL ke Kota Bandung
Plh Sekda nilai penolakan APBD-P tak pengaruh terhadap program SKPD
Demi wujudkan opini WTP, seluruh kepala SKPD tandatangani kesepakatan
2019, Kota Bandung targetkan dapat WTP dari BPK
Oded tunjuk Ema Sumarna sebagai Plh Sekda Kota Bandung
Isi surat balasan Oded kepada gubernur keukeuh ajukan Ema Sumarna jadi sekda
Musim hujan telah tiba, Pemkot Bandung kerahkan gober
Wali Kota Bandung gencar sosialisikan program 'Kang Pisman' ke sekolah-sekolah