Kecintaannya pada musik buat pria muda ini dipercaya sebagai direktur

Mohamad Nayaka Untara
Bandung.merdeka.com - Usia muda tak menjadi hambatan bagi Mohamad Nayaka Untara menjabat sebagai Direktur Operasional Radio Mara FM. Kecintaannya terhadap musik membuat ia berani mengambil tawaran tersebut sejak 2009 lalu.
"Kebetulan sejak kecil saya memang sudah ada di Radio Mara. Lalu pada 2009 ayah saya mengambil alih radio dan beliau memberi kepercayaan kepada saya menjadi direktur operasional. Jadi saya optimis bisa mempertahankan radio ini," ujar pria yang akrab disapa Naya. Â
Sebagai direktur operasional, Naya memiliki segudang pekerjaan untuk menjadikan Mara sebagai radio yang tetap ada dihati pendengarnya. Meskipun industri radio profesional kini sedang mengalami kondisi sulit. Ia harus melakukan perubahan untuk mengikuti perkembangan bisnis terkini.
"Saya sih perlahan tetapi pasti. Agar Radio Mara yang sudah berjalan 47 tahun ini tetap ada. Saya menjadikannya berfungsi selayak media bisa memberikan informasi dan tetap menghibur. Tentu bukan hal mudah mempertahankan radio yang sudah lama berlangsung ini, saya banyak sekali mendapat kesulitan," jelas bapak dari tiga anak ini.
Setelah hampir enam tahun menjabat, Naya sudah berhasil membawa Radio Mara sebagai radio nomor satu dengan segmentasi dewasa muda di Bandung.
Sementara itu, kesibukannya sebagai pemimpin sebuah perusahaan tak membuat Naya kehilangan waktu untuk melakukan kegiatan lainnya. Ia tetap bisa menjalankan hobinya di dunia musik dengan membentuk band bersama aktor Randy Pangalila.
Tak hanya itu, belum lama ini ia juga mencoba peruntungan menjadi seorang produser Film Tjokroaminoto. Dari situ, ia merasa ketagihan untuk kembali menjalani profesi sebagai produser film.
"Sebenarnya karena saya masih keturunan dari Tjokroaminoto jadi bersama keluarga besar sepakat membuat film tersebut dengan tujuan masyarakat bisa mengetahui siapa itu Tjokroaminoto," jelas dia.
Tak hanya itu, pria kelahiran Bandung, 25 April 1982 itu kini juga dipercaya sebagai direktur operasional Butterfield Kitchen. Kesibukan yang dimiliki Naya nyatanya tak pernah membuat ia kehilangan waktu bersama keluarga.
Baginya, keluarga adalah yang utama. Meski sibuk, Naya tak ingin kehilangan waktu bersama keluarga. Bahkan ia bersama sang istri, Meirani Utami Dewi sepakat untuk menambah momongan di tahun depan.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak