Tak ada izin, Essien dan Cole tidak bisa dimainkan lawan PS TNI


Bandung.merdeka.com - Buntut dari belum dikantonginya Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) oleh dua bintang Persib, Michael Essien dan Carlton Cole membuat keduanya tidak bisa turun dalam laga kedua Go-Jek Traveloka Liga 1 2017 melawan PS TNI di Stadion Pakansari Bogor, Sabtu 22 April 2017 mendatang.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bandung Maulia Purnamawati mengatakan, PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) hingga saat ini belum mengajukan permohonan terkait KITAS kepada pihak Imigrasi untuk Essien dan Cole. Sehingga keduanya belum bisa diturunkan dalam pertandingan sebelum memiliki KITAS.
"Karena memang sampai sekarang kami belum menerima permohonan tersebut. Jadi artinya peringatan tersebut kami sampaikan ke PT Persib, (Essien dan Cole) tidak boleh turun sampai mempunyai izin tinggal terbatasnya," ujar Maulia saat menggelar press conference di kantornya, Jalan Surapati, Selasa (18/4).
Dia menjelaskan, sebelum mengurus KITAS, PT PBB harus mengajukan IMTA (Izin Memperkerjakan Tenaga Asing) terlebih dahulu dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Setelah IMTA terbit, baru diajukan permohonan ke kantor imigrasi.
"Kami meminta PT Persib untuk menguruskan dulu dokumen-dokumen yang diperlukan untuk kepengurusan izin dari Kemenaker. Setelah ada izin bekerja, kemudian mengurus izin tinggal terbatasnya. Kami menunggu PT Persib untuk segera mungkin mengurus izin-izin yang diperlukan kemudian diajukan permohonan ke kantor imigrasi," katanya.
Maulia mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 43 Tahun 2015 tentang Prosedur Teknis Alih Status lzin Tinggal Kunjungan menjadi lzin Tinggal Terbatas dan Alih Stasus lzin Tinggal Terbatas menjadi lzin Tinggal Tetap, untuk proses alih status tersebut melalui tahapan persetujuan Kepala Divisi Keimigrasian dan Direktur Jenderal Imigrasi yang memakan waktu selama 11 hari kerja.
"Prosesnya dalam jangka waktu 11 hari sesuai peraturan menteri itu sudah dapat diselesaikan sepanjang persyaratannya sudah dilengkapi oleh PT PBB (sudah ada IMTA dari Kemenaker)," ungkapnya.
Pihak Persib sendiri lanjut Maulia sudah mengajukan IMTA ke Kemenaker, namun hingga saat ini belum terbit. "Masih terkendala perizinan. Menurut PT PBB sudah mengajukan tapi belum keluar (IMTA-nya)," ujarnya.
Sebelumnya, Imigrasi Kelas 1 Bandung telah melakukan pemeriksaan kepada Michael Essien dan Carlton Cole di Kantor Imigrasi Bandung, Jalan Suropati, Selasa (18/4). Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami pelangggaran administrasi terkait belum dimilikinya Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) oleh keduanya.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, pada pokoknya baik Essien maupun Cole tidak mengetahui proses perizinan yang dilakukan oleh penjamin yaitu PT. Persib Bandung Bermartabat (PT.PBB). Menurut dia sampai saat ini PT PBB belum mengajukan permohonan alih status izin tinggal kunjungan ke izin tinggal terbatas ke kantor Imigrasi.
Saat ini, kata Maulia, Kantor Imigrasi Kalas I Bandung masih menunggu PT PBB untuk mengurus segala perizinan yang diperlukan sebagai dasar penerbitan KITAS. "Terhadap permasalahan yang telah terjadi, Kantor Imigrasi Kalas I Bandung akan segara mengambil tindakan yaitu teguran keras berupa surat peringatan kepada PT. Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) selaku Penjamin untuk tidak lagi memainkan pemain asing yang belum mendapatkan izin bekerja dan izin tinggal terbatas," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak