815 Tenaga kesehatan disiapkan selama pelaksanaan PON XIX 2016


Persiapan PON XIX Jawa Barat
Bandung.merdeka.com - Sebanyak 815 tenaga kesehatan disiapkan selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 yang akan digelar 17 September mendatang. Tenaga kesehatan ini akan disiagakan di 14 venue yang menjadi tempat pertandingan cabor PON.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara usai pelaksanaan apel kesiapan kesehatan PON XIX dan PEPARNAS XV 2016 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Rabu (7/9).
"Seluruh tenaga yang terlibat ada 815 orang. Tenaga kesehatan ini termasuk ambulance yang standby bila diperlukan akan bergerak, mobil vaksin, mobil kesekretariatan yang wara-wiri mengontrol segala macam kesiapan di 14 venue," ujar Ahyani.
Ahyani menyebut, tim kesehatan telah menyiapkan berbagai kelengkapan kesehatan seperti obat-obatan dan sarana prasarana kesehatan termasuk alat emergency.
"Obat-obatan itu sudah standar P3K. Alat-alat emergency oksigen macam-macam, tempat tidur," katanya.
Dia menyebut sedikitnya ada 12 rumah sakit di Kota Bandung yang telah ditetapkan menjadi rumah sakit rujukan selama penyelenggaraan PON.
"Sudah ditetapkan karena dia punya standar tertentu seperti Al Islam, Borromeus, Santosa. Itu tiga dari 12 rumah sakit di wilayah kota bandung yang menjadi rujukan PON," ujarnya.
Ahyani menambahkan, tim kesehatan juga mulai disiagakan saat pembukaan PON (opening ceremony) tanggal 17 September yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi.
"Untuk pembukaan kita bergabung dengan panitia pusat. Ada 11 tim akan disebar di VVIP presiden, kemudian di ring berikutnya. Tim dari RSHS juga bergabung di sekitar GBLA," katanya.
Di tempat sama, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menambahkan, keberadaan tim kesehatan ini selain akan ditempatkan di tiap venue juga di tempat berkumpul atlet. Selain tim kesehatan dari Kota Bandung juga ditambah tim kesehatan dari Kesdam III Siliwangi dan PMI.
"Bandara, kereta juga disiapkan, tim kesehatan. Mudah mudahan kesuksesannya zero complain akan menghasilkan kegiatan yang lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan," katanya.
Pria yang akrab disapa Emil ini menambahkan, pihaknya menganggarkan dana Rp 2 miliar untuk kebutuhan SDM. "Total anggaran Rp 2 miliar untuk PON ini, untuk SDM dan lain-lain serta mendukung kegiatan PON," ujarnya memungkasi.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak