Festival dan seminar seni budaya pesisir Jawa Barat digelar di Cirebon

Kasultanan Kasepuhan Cirebon
Bandung.merdeka.com - Festival dan seminar seni budaya pesisir Jawa Barat bertajuk Gotrasawala kembali digelar di Cirebon, 12-14 Agustus 2016. Seperti Gotrasawala sebelumnya, event tahunan yang sudah digelar sejak 2013 ini akan menyajikan beragam kesenian khas pesisir.
“Di dalamnya ada seni musik, tari, maupun teater. Jadi selain pelestarian (budaya), juga ada pengembangan,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, melalui siaran pers yang diterima Merdeka Bandung.
Ia menambahkan, Gotrasawala antara lain akan memadukan pemusik Cirebon dengan maestro dari luar negeri, misalnya ada musisi Kora (alat musik tradisional Afrika) dari Senegal, Vieux Cissokho, juga seorang penyanyi kelas dunia Maryama Kouyate.
Kolaborasi tersebut diharapkan turut mengangkat pariwisata Jawa Barat di level internasional. “Saya kira untuk kepariwisataan juga harusnya secara bertahap bisa berkembang. Kita kan memang harus menyiapkan event-event apa yang menarik perhatian bagi wisatawan. Itulah dampak kepariwisataan yang diharapkan,” jelasnya.
Akan dihadirkan pula panggung Folk Festival. Panggung ini menampilkan banyak penampilan seni yang melekat pada kehidupan masyarakat pesisir Jawa Barat. Pelaksanaan Folk Festival akan dirangkaikan dengan pasar murah bertajuk “JakCloth”.
Ia mengklaim, selama digelar setiap tahunnya Gotrasawala telah berhasil menghubungkan seniman-budayawan lokal dan internasional. Sebut saja nama Larry Reed di bidang Teater, Peter Chin di bidang tari, dan Ana Alcaide di bidang musik.
Ke depan, kata dia, Gotrasawala diharapkan menjadi wadah berbagai eksplorasi, kreativitas seni-budaya di wilayah Jawa Barat hingga mengangkatnya ke panggung internasional.
“Jadi bukannya mengambil seni dari luar ke dalam, tapi bagaimana apa yang kita miliki bisa ‘nge-blend’ (berbaur) ke dunia internasional. Inilah yang kita harapkan. Jadi kita sendiri tidak tertinggal dari segi seni yang ada di Jawa Barat untuk Go- Internasional,” ucapnya.
Pada sesi seminar, Gotrasawala akan mengangkat topik Kerajaan Tarumanagara. Rencananya seminar ini akan dihadiri 50 perwakilan raja-raja seluruh Nusantara.
Topik lainnya adalah seni pesisir kontemporer di wilayah Jawa Barat yang akan dikupas narasumber antara lain Dr. Jakob Soemardja, Embie C. Noer, Nurdin M. Nur, serta Dr. Eric North, dari USA.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak