Malam nanti Putu Wijaya akan tampil dalam Cirebon Theatre Festival 2

Ilustrasi teater
Bandung.merdeka.com - Tokoh teater Indonesia, Putu Wijaya, akan menyajikan pertunjukkan teater sebagai penutup rangkaian Cirebon Theatre Festival 2 di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (12/4). Seniman serba bisa itu akan pentas malam nanti pukul 19:30 WIB di Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang, Komplek Perkantoran Bima, Kota Cirebon.
Ketua Panitia Cirebon Theatre Festival 2, Ade Fathullah Hisyam, mengatakan pentas Putu Wijaya sebagai special performance yang menutup hari terakhir Cirebon Theatre Festival 2. “Di hari terakhir Cirebon Theatre Festival 2 akan menampilkan pertunjukan khusus yang dibawakan oleh Putu Wijaya, tokoh teater Indonesia asal Bali yang berkiprah di Jakarta dengan kelompok Teater Mandiri,” kata Ade, melalui rilis yang diterima Merdeka Bandung.
Putu akan menyajikan pertunjukan berjudul “Kemerdekaan.” Ia akan tampil bersama anaknya, Taksu Wijaya.
Cirebon Theatre Festival 2 merupakan kegiatan pertunjukan dan pendidikan teater yang diselenggarakan oleh Tjaroeban.Inc di Gedung Kesenian Nyimas Rarasantang, Cirebon, dalam kurun 11 hari (2 sampai 12 April 2016).
Berbeda dengan Cirebon Theatre Festival 1 yang hanya diisi dengan pertunjukan teater dari penggiat seni yang berasal dari Wilayah Cirebon saja, Cirebon Theatre Festival 2 memiliki rangkaian kegiatanberupa pertunjukan teater, workshop seni pertunjukan, dan pameran foto serta lukis sketsa wajah yang diisi oleh para para seniman dari beberapa kota di Pulau Jawa dan Lombok.
Selama 11 hari kegiatan, Cirebon Theatre Festival 2 menampilkan 23 pertunjukan teater. Kelompok teater yang turut menyemarakan festival ini antara lain Teater Dugal, Teater Rantai Biru,Komunitas Seniman Santri, Teater Tunasdari Cirebon.
Kelompok seniman dari Bandung yang turut pentas antara lain Mixi Imajimimetheatre, Mimu Mime Theatre,Keluarga Mahasiswa Teater (KMT) Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung,Teater Cassanova dan P.A.I.
Kelompok teater lainnya antara lain Klub Teater Majalengka, Teater Samagaha (Banten), Studio Teater 50 (Indramayu),Teater Gema (Tasikmalaya), Kumpulan Bunyi Sunya (Bogor), Teater Prapatan Merah YOI (Purwokerto), Teater Akar (Tegal), Sanggar Suto dan Teater Fieldtrip (Yogyakarta). Tidak hanya itu, kesenian langka Gaok khas Majalengka juga dihadirkan oleh Majalengka Culture.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak