Dana pelantikan 6 kepala daerah di Jabar tak lebih dari Rp 300 juta

user
Mohammad Taufik 16 Februari 2016, 17:21 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pelantikan enam kepala daerah hasil Pilkada serentak 2015 tak menghabiskan duit lebih dari Rp 300 juta. Duit yang diambil dari Biro Humas Pemprov Jabar itu hanya untuk konsumsi peserta dan keamanan yang melibatkan ribuan personel.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas Pemprov Jabar Rudi Gandakusuma saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (16/2).

"Tidak ada anggaran khusus. Anggaran masih di bawah Rp 300 juta saja, tidak sampai miliaran. Hanya snack, konsumsi dan pengamanan saja, kan harus dikasih makan," katanya.

Pemprov Jabar memang tidak menganggarkan khusus untuk pelantikan enam kepala daerah itu. Semula dia mengira kepala daerah hasil dari Pilkada serentak akan dilakukan di Istana Negara yang dilakukan Presiden Jokowi.

"Ini anggaran ujug-ujug. Sehingga masuk di biro HPU. Jadi langsung saja," ungkapnya.

Menurut dia, Pemprov Jabar tidak mengalokasikan anggaran seperti akomodasi dan transportasi lainnya. Semua itu ditanggung oleh kabupaten/kota masing-masing. "Kalau rombongan mereka aja, urusan mereka transportasi dan lain-lain," ujarnya.

Ke-6 kepala daerah yakni dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kota Depok, dan Kabupaten Pangandaran. Pelantikan digelar di Gedung Merdeka, Bandung, Rabu 17 Februari 2016. Pelantikan diperkirakan akan dihadiri 1.500 tamu undangan.

"Yang jelas yang bisa masuk bawa kartu undangan, kalau tidak bawa, tidak bisa apapun alasannya," ujarnya.

Kredit

Bagikan