Tolong bantu cari, 2 anak SD ini hilang saat beli ayam goreng


Gita dan Sofie
Bandung.merdeka.com - Sampai malam ini dua anak Sekolah Dasar (SD) asal Bandung, Gita Amalia dan Sofie Faham Nisa, belum pulang sejak pamit membeli ayam goreng pada Senin (04/01), sekira pukul 14.45 WIB. Orangtua keduanya masih kebingungan mencari jejak anak-anak mereka itu.
"Sudah lapor ke polisi, saya serahkan biar polisi yang akan menanganinya," kata Andrianto, ayah Gita Amalia saat dihubungi Merdeka Bandung, Selasa (05/01) malam.
Andri menjelaskan, Gita dan Sofie memang berteman dekat. Apalagi rumah keduanya juga tetanggaan di kawasan Komplek Griya Cempaka Arum, Gede Bage, Kota Bandung. Waktu itu, Gita pamit hendak membeli ayam goreng langganan bersama dengan Sofie.
"Tapi setelah itu tidak ada kabar. Setengah enam saya pulang, dikasih kabar tetangga, dan sampai sekarang belum pulang. Ada info dari tukang ojek, dua anak itu dibonceng tukang ojek," kata Andri melanjutkan.
Sebelumnya, pengakuan mirip dikatakan Muhtamil Fikri, ayah Sofie. "Anak saya belum pulang sampai sekarang setelah membeli ayam decik di dekat rumah," tutur Muhtamil Fikri.
Sofie juga tidak menitipkan pesan apapun. "Tapi Sofie sempat bilang akan ke rumah satu lagi, dan itu tidak jauh juga dekat sini. Karena memang ada rumah saya juga. Tapi sampai pukul 05.00 (sore) kok belum pulang. Biasanya ke depan 10 menit juga sudah pulang," ungkapnya.
Kepanikan terjadi. Sampai akhirnya dia melakukan pencarian ke tempat yang di tuju. "Tukang ayam itu membenarkan ada anaknya beli bersama temannya. Tapi setelah itu tidak tahu lagi pergi ke mana," ujarnya.
Dia kemudian menanyakan pada tukang ojek pangkalan. Salah satu driver ojek membenarkan bahwa Sofie dan Gita menyewa jasanya untuk diantarkan ke Jalan Soekarno-Hatta (Bypass).
"Tukang ojeg menyanggupi mengantarkan ke bypass dan berhenti di halte. Tapi setelah itu tukang ojek balik ke pangkalan," terangnya.
Muhtamil mengaku sudah menghubungi semua sanak saudara yang ada di Garut dan Tasikmalaya. Barangkali gadis kelas enam Sekolah Dasar (SD) itu pergi ke saudara tanpa sepengetahuannya. "Tapi enggak ada juga. Udah saya hubungi," paparnya.
Polsek Gedebage, pun menjadi salah satu tempat pengaduannya. "Saya sudah ke Polsek tapi tidak secara resmi, karena memang belum bisa dikatakan hilang kalau belum 1X24 jam. Tapi pihak kepolisian sudah bantu menyuarakan ke jajarannya untuk mencari," terangnya.
Sofie saat pergi meninggalkan rumah menggunakan kerudung putih, baju hijau telor asin, celana hitam, dan membawa kantong kresek hitam. "Kalau ciri-ciri fisik, rambut lurus, kulit sawo matang badannya berisi," jelasnya. Adapun Gita, menggunakan pakaian merah kotak dan bercelana hitam.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak