Kota Bandung Canangkan Gerakan Indonesia Membaca

Gerakan Indonesia Membaca
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan mencanangkan gerakan Indonesia membaca di Pendopo Kota Bandung, Selasa (11/12). Hal ini sebagai salah satu upaya mewujudkan Kota Bandung sebagai kota literasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Elih Sudiapermana mengatakan, pengembangan serta sosialisasi literasi bisa dilakukan secara formal dan nonformal.
"Pengembangan literasi tidak hanya di sekolah formal dan nonformal saja, tetapi juga dilakukan masyarakat. Tujuannya, agar program literasi itu berkelanjutan," ujar Elih dalam siaran persnya, Senin (11/12).
Selama ini, Kota Bandung telah berupaya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis warga Kota Bandung. Di sekolah telah menggiatkan membaca buku selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai, menyediakan pojok buku di kelas, hingga pelatihan menulis untuk siswa.
Sedangkan di tengah masyarakat, upaya untuk meningkatkan budaya baca dengan membentuk kampung literasi. Salah satunya kampung literasi di Kecamatan Cinambo Kota Bandung. Upaya lainnya yaitu mendirikan street library sebagai upaya mempermudah akses membaca bagi masyarakat, serta perpustakaan keliling di sejumlah taman di Kota Bandung.
Dinas Pendidikan Kota Bandung juga telah menyusun rencana aksi untuk mewujudkan Bandung sebagai kota literasi. Rencana tersebut dengan penguasaan pada enam dasar literasi yaitu literasi baca tulis, berhitung, sains, teknologi informasi dan komunikasi, keuangan, serta literasi budaya dan kewarganegaraan.
Sementara itu, Pjs Tp PKK Kota Bandung sekaligus Wakil Bunda Literasi Kota Bandung, Yunimar Mulyana berharap, literasi di Kota Bandung dapat meningkat signifikan. Ia pun akan berupaya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis di berbagai lapisan masyarakat Kota Bandung.
"Untuk saat ini memang budaya literasi di Kota Bandung belum terlalu tinggi. Oleh karenanya, kita akan terus berupaya meningkatkan minat Literasi. Salah satunya dengan sosialisasi melalui ibu ibu PKK, ke sekolah. Supaya nantinya kebiasaan menulis dan membaca ini jadi habbit (kebiasaan)," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak