OJK: Ekonomi Indonesia prospeknya cerah


Bandung.merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengatakan, perekonomian Tanah Air dalam jangka menengah menunjukkan prospek yang cerah. Sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia akan menikmati puncak bonus demografi pada tahun 2030 mendatang.
"Prospeknya cerah dalam jangka menengah. Saat ini 55 juta penduduk Indonesia terkategori sebagai skilled workers dan Indonesia masuk dalam ekonomi terbesar ke 16 dunia. Melihat hal tersebut, dibutuhkan 113 juta skilled workers di tahun 2030," ujar Wimboh kepada Merdeka Bandung saat menjadi pemateri dalam kuliah umum di SBM ITB, Senin (27/11), Senin (27/11).
Untuk tantangan perekonomian ke depan, dibutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur untuk mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah. Selain itu, hal krusial adalah peningkatan kesejahteraan dan penurunan tingkat ketimpangan masyarakat. Angka penduduk miskin di Indonesia masih tergolong tinggi.
"Solusi untuk mengatasi tantangan perekonomian ini adalah 4I, yaitu Integrated, Innovation, Inclusion, dan Infrastructure," jelasnya.
Wimboh menambahan, ada banyak pengembangan dari proyek industri yang harus dilakukan. Yakni pembentukan kluster tani atau korporasi petani melalui BUMDES atau BUMR Pangan.
"Dukungan yang diberikan kepada para petani ini adalah pembiayaan dan pendampingan," ujar Wimboh.
Fokus lainnya adalah pembangunan cold storage untuk pengembangan industri perikanan Indonesia. Selanjutnya, strategi diplomasi ekonomi yang tepat untuk menjamin kelancaran arus ekspor.
"Tidak hanya itu, pengembangan program pendidikan vokasi industri untuk siswa dan siswi SMK untuk menghasilkan SDM yang berkualitas. Tentu saja tujuannya untuk mendukung pengembangan industri dalam negeri," katanya.
Wimboh menilai, pembangunan infrastruktur memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Dampaknya, terjadi penurunan biaya logistik berkat pembenahan infrstruktur.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak