Gubernur Aher usul ada regulasi khusus berita hoax di Medsos


Gubernur Ahmad Heryawan
Bandung.merdeka.com - Keberadaan berita hoax belakangan cukup membuat resah masyarakat. Telan mentah-mentah tanpa cek kebenarannya konflik sosial sangat memungkinkan terjadi. Dalam forum penyiaran internasional atau International Conference Media For World Harmony & The 5th Annual Meeting of IBRAF, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengusulkan adanya regulasi khusus menangkal berita bohong tersebut.
"Saya sangat setuju kalau pertemuan ini menghadirkan sebuah komitmen untuk menghadirkan media penyiaran yang baik," kata Aher dalam sambutannya di Trans Luxury Hotel, Bandung, Rabu (22/2).
Di hadapan para regulator penyiaran dari 36 Negara OKI (Organisasi Konferensi Islam) dan para menteri yang hadir, Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, menyatakan fenomena hoax yang kini tengah marak terjadi. Sehingga perlu adanya regulasi khusus yang mengawasi informasi terutama dari media sosial.
Regulasi ini mengatur tentang batasan dan aturan serta sanksi hukum yang jelas bagi pembuat berita bohong. Layaknya media mainstream, produk-produk jurnalistik kini diawasi Dewan Pers dan KPI. "Tapi kalau medsos yang semua orang bisa menggunakan perlu ada regulasi yang mengatur supaya tidak bebas untuk memprovokasi dan membuli tanpa ada sanksi hukum yang jelas," ungkapnya.
Oleh karena itu, regulasi akan mampu menghambat berita-berita buruk dan mengajak masyarakat hanya untuk menikmati berita baik saja.
"Ada jutaan kata yang dikeluarkan media, bayangkan kalau jutaan kata itu buruk, provokatif dan dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Kalau kita sepakati bahwa di media hanya ada perkataan yang baik pasti karakter yang baik akan tercipta pada masyarakat dunia," ujarnya.
‎Dalam forum ini Aher bersama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Para delegasi menandatangani deklarasi "Media For World Harmony From Bandung To The World". Lima butir deklarasi itu dibacakan langsung Ridwan Kamil.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak