Jabar deportasi 267 TKA ilegal asal Korea, Jepang sampai China


Ilustrasi tenaga kerja asing
Bandung.merdeka.com - Kepala Kanwil Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Baray Susy Susilawati menyebut, pada 2016 sebanyak 267 WNA ilegal dideportasi ke negara asalnya. Para warga negara asing (WNA) itu tercatat paling banyak berasal dari Korea Selatan.
"Tahun 2016 sudah 267 orang (Jabar) dideportasi, kalau 2017‎ ini belum ada ya, paling banyak justru dari Korea," kata Susi saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (2/2).
Setelah Korea, WNA Jepang diurutan kedua. "Ketiga saya lupa, tapi justru China sendiri ada di urutan ke empat," ujarnya.
Tenaga kerja asing (TKA) ilegal ini, lanjut dia, umumnya bekerja di sektor industri, perdagangan dan proyek infrastruktur di Jawa Barat. Disebut ilegal, karena para pekerja asing di Indonesia ini tidak sesuai dengan izin yang dikantongi.
Meski demikian sebenarnya mereka ini masuk ke Indonesia sudah sesuai prosedur.
"Kalau saya lihat mereka masuk ke Indonesianya legal, bukan ilegal. Di sini aktivitasnya yang ilegal. Artinya mereka harusnya kunjungan tapi mereka di sini bekerja. Jadi mereka izinnya bekerja di bidang A, tapi kemudian bekerja di bidang B," ujarnya.
Pihaknya mengaku bersama tim pengawasan orang asing (Pora) untuk melakukan razia ke berbagai tempat mengantisipasi keberadaan TKA ilegal.‎ "Kita terus menerus melakukan razia ke berbagai tempat berdasarkan laporan masyarakat, kita juga sudah membentuk tim pengawasan orang asing itu razia terus menerus kemudian juga sosialisasi kepada para sponsor," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak