Pemenang Indigo Creative Nation dapat peluang modal hingga Rp 2 miliar

Indigo Creative Nation
Bandung.merdeka.com - Kesempatan menarik akan didapatkan oleh para pemenang dari program inkubator dan akselerator startup PT Telkom bertajuk Indigo Creative Nation (ICN). Pasalnya pemenang akan mendapatkan kesempatan injeksi modal hingga Rp 2 miliar.
Belum lama ini, (ICN) telah mengumumkan 13 startup terpilih dari total 300 peserta lebih untuk mengikuti program Indigo Batch II. Sebanyak 13 rintisan usaha digital terpilih dalam tiga kriteria. Yakni market validation (sudah siap menjadi mesin bisnis), product validation (pengguna menyukai aplikasi), dan customer validation (pengguna membutuhkan aplikasi).
"Kepada mereka yang terpilih akan terbuka peluang injeksi modal dari Rp 10 juta, Rp 120 juta, hingga Rp 2 miliar," ujar Arief Musta'in, EGM Divisi Digital Service PT Telkom, Pengelola ICN kepada Merdeka Bandung, Jumat (4/11).
Arief menjabarkan, program inkubasi akan berlangsung sekitar enam bulan menggunakan pendekatan metode lean startup dan agile development. Pihaknya akan memberikan pembinaan guna meningkatkan tahapan dasar customer validation menuju product validation, business model validation dan akhirnya market validation.
Inkubasi akan dibimbing tiga jenis mentor yakni resident mentor (mentor inti), visiting mentor (mentor tamu) dan Silicon Valley mentor (mentor langsung dari Silicon Valley, AS). Karenanya Indigo meminta 13 startup terpilih tadi dapat mengikuti semua program inkubasi dengan sungguh-sungguh dan bisa bekerja bersama untuk sama-sama meraih sukses.
Sementara itu, Managing Director Indigo Creative Nation, Ery Punta menambahkan, 13 startup terpilih menggenapi sembilan startup Batch I yang diumumkan pada Februari 2016 lalu. "Di tengah gencarnya berbagai program seleksi sekaligus inkubasi startup beberapa tahun terakhir ini di Indonesia, Indigo yang memasuki tahun ke tujuh, konsisten melakukan pembinaan pada rintisan usaha digital," katanya.
Menurut dia, sejak dihelat tahun 2009 hingga sekarang, startup yang mendaftar telah mencapai lebih dari 2.000 peserta. Dari jumlah tersebut yang masuk program inkubator ada 65 startup dengan sebagian sudah memperoleh mentoring intens, pendanaan, hingga diberangkatkan ke Silicon Valley.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak