Pemprov Jabar bebaskan denda pajak dan balik nama kendaraan

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan
Bandung.merdeka.com - Pemprov Jabar melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) membebaskan biaya tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pajak bea balik nama (BBN). Bagi mereka yang menunggak diiringi juga dengan bebasnya pungutan liar (pungli). Hal itu dipastikan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. "Ini tentu bebas pungli," kata pria yang akrab disapa Aher ini di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (17/10).
Dispenda membebaskan para wajib pajak lantaran hingga triwulan tiga ini baru sekitar Rp 7 triliun yang terpenuhi dari Rp 10,7 triliun yang ditargetkan. Makannya Dispenda Jabar membebaskan tunggakan bagi mereka yang menunggak pajak kendaraan.
Program yang kata Aher, disebut tax amnesty ala Jabar tersebut dimulai Senin 17 Oktober sampai 24 Desember 2016. "Dengan dua bulan tersisa ditargetkan tambahan pemasukan bisa mencapai Rp 393 miliar," ujarnya.
Dia menambahkan, saat ini jumlah kendaraan yang tercatat di Dispenda Jabar mencapai 15,7 juta unit di mana 85 persennya adalah kendaraan roda dua. Adapun yang menunggak pajak mencapai 27 persennya.
"27 persen ini menunggak pajak kendaraan bermotor, makannya yang belum bayar pajak sok sekarang bayar, bebas dendanya," ucapnya.
Dia melanjutkan dibebaskannya biaya PKB dan BBN dimaksudkan untuk mendongkrak pendapatan daerah. Dia berharap dengan digulirkannya program tersebut bisa meningkatkan pendapatan daerah mencapai Rp 393 miliar.
Untuk diketahui, pendapatan asli daerah (PAD) Jabar adalah Rp 15 triliun dan Rp 10,7 triliunnya berasal dari pajak kendaraan. Sehingga pajak kendaraan menyumbang sekitar 70 persen pendapatan daerah. Sudah jelas pendapatan dari pajak sangat besar.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak