Yuk ikutan lomba menulis puisi 'Pengalaman Spiritual Ramadhan'

Sastra bandung
Bandung.merdeka.com - Bagi kalian yang gemar menulis puisi, komunitas sastra Bandung, Majelis Sastra Bandung, kembali menggelar lomba menulis puisi. Kali ini Majelis Sastra Bandung menggelar Lomba Menulis Puisi Ramadhan dengan tema “Pengalaman Spiritual Ramadan” Lomba ini berhadiah total Rp 2 juta.
Rois Amr Majelis Sastra Bandung, Kyai Matdon, mengatakan lomba Lomba Menulis Puisi Ramadan bersifat gratis dan terbuka untuk umum.
Untuk mengikuti lomba ini, tinggal mengirimkan puisi beserta sejumlah persyaratan ke Panitia Lomba Menulis Puisi Ramadhan 2016 di Gedung Indonesia Menggugat Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 5 Bandung 40117. “Semua persyaratan dimasukkan ke dalam amplop lalu dikirim ke alamat panitia,” kata Rois Amr Majelis Sastra Bandung, Kyai Matdon, kepada Merdeka Bandung, Kamis (2/6/2016).
Lomba Menulis Puisi Ramadhan
© 2016 merdeka.com/dok. istimewa
Adapun persyaratan untuk mengikuti lomba puisi ini adalah:
1. Seluruh warga negara Indonesia, dibuktikan dengan foto copy KTP/SIM/Kartu Mahaiswa/Pelajar
2. Pengiriman naskah dimulai 25 Mei sampai 20 Juni 2016
3. Puisi diketik rapi dengan ukuran huruf (font) 12, Time New Roman, satu spasi, di kertas A4. Panjang puisi minimal satu halaman, maksimal dua halaman
4. Setiap peserta mengirim dua puisi yang diprint rangkap tiga. Dalam lembar teks puisi tidak boleh ditulis nama. Nama atau biodata penulis ditulis terpisah yang isinya cukup nama, alamat dan nomor ponsel
5. Puisi ditulis menggunakan Bahasa Indonesia
6. Karya puisi belum pernah dipublikasikan di media cetak, Facebook dan media sosial lainnya
7. Keputusan juri mutlak, tidak dapat diganggu gugat
8. Penjurian 21 Juni–selesai dan diumumkan 1 Juli 2016 melalui media cetak, online dan Facebook
9. Lomba menulis puisi ini berhadiah uang THR sebesar Rp 2 juta untuk 4 orang pemenang masing-masing @Rp 500 ribu
Matdon menambahkan, puisi yang ditulis harus sesuai dengan tema, yakni Pengalaman Spiritual Ramadan. “Peserta yang mengirimkan naskah tidak sesuai persyaratan dan ketentuan lomba akan langsung didiskualfikasi,” kata Matdon.
Mengenai maksud dan tujuan lomba, Matdon mengatakan Majelis Sastra Bandung ingin memberikan ruang apresiasi terutama bagi kaum muda dalam berkarya sastra. “Selain itu, kita ingin mengetahui pandangan mereka terhadap nilai-nilai Ramadhan dalam perspektif puisi,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini jumlah peserta sudah mencapai 20 orang dari berbagai daerah di Indonesia. “Biasanya peserta mengirim naskahnya di minggu-minggu terakhir, mengacu pada lomba-lomba puisi yang sebelumnya sering digelar Majelis Sastra Bandung.” kata dia.
Berikut adalah contoh pengiriman naskah yang benar:
Ramadhan
oh Ramadhan…
oh Ramadhan…
oh Ramadhan…
Biodata terpisah di lembar lain yang isinya cukup menulis nama, alamat, dan nomor ponsel.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak