Diduga jadi korban tabrak lari bobotoh, bocah ini jalani amputasi
Bandung.merdeka.com - Ridho Maulidin Sukarna (5) bocah yang diduga menjadi korban tabrak lari bobotoh itu mengalami luka serius, bahkan sampai harus diamputasi. Menurut keterangan tim medis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) yang menangani, Ridho saat kejadian memang terlintas mobil.
Entah mobil itu merupakan milik bobotoh atau bukan. Yang pasti saat kejadian, bobotoh memang sedang iring-iringan menuju Stadion Jalak Harupat saat Persib Bandung akan bertanding dengan Bali United pada 30 Maret lalu.
"Anak itu tersenggol motor, terjatuh, menyusul mobil sehingga terlindas kedua kakinya," kata Direktur Medik dan Keperawatan Rumah RSHS Nucki Nursjamsi Hidajat menilik ketereangan orangtua Ridho, Rabu (6/4).
Menurut dia, kedua tulang kaki, lutut, dan paha Ridho remuk. Bahkan terjadi robekan pada pembuluh darah arteri pada kaki kiri. Hal itu menyebabkan aliran darah ke kaki kiri pasien. Korban pun harus diambil tindakan amputasi pada 2 April lalu. "Kalau lihat dari remuk seperti ini, (Mobil) kecepatannya agak tinggi," jelasnya.
Ridho sendiri sempat ramai di media sosial Facebook. Lantaran menjadi korban tabrak lari saat Persib Bandung akan bertanding dengan Bali United.
Heri Juheri (37) ayah Ridho menuturkan, saat kejadian anak semata wayangnya tersebut. Akan ke warung yang jaraknya 50 meter dari rumah. Saat itu Ridho memang tidak didampingi keluarganya.
"Kalau kata istri saya sih, katanya mau jajan saja. Sama kejadiannya (kaya yang menyebar di media sosial) keserempet dan kekolong mobil," ujar Heri di RSHS Bandung.
Tag Terkait
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Kota Bandung targetkan raih penghargaan kota layak anak tingkat Nindya
Kota Bandung targetkan raih predikat kota layak anak
Kampanye #AnakAman manfaatkan media sosial
Peringatan Hari Anak Nasional 2017, stop kekerasan terhadap anak!
Begini jawaban pihak sekolah soal kaki siswa yang terbakar
Kisah Helmi, bocah yang terbakar kakinya saat ikut kemah di sekolah
Liburan dimanfaatkan ratusan anak kecil ikut audisi nyanyi
Mundinglaya Dikusumah kisah sosok kesatria dari tanah Sunda
Indonesia Mendongeng ajang pembentukan karakter anak