Prasasti kereta cepat Jakarta-Bandung salah tulis
Bandung.merdeka.com - Presiden Joko Widodo hari ini telah melakukan groundbreaking kereta cepat Jakarta-Bandung. Nantinya, waktu tempuh Jakarta-Bandung dengan kereta cepat hanya 35 menit.
Seperti biasa, pada acara groundbreaking selalu dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai bukti dimulainya pembangunan. Kali ini prasasti tentang kereta cepat.
Namun ada yang ganjil dalam prasasti yang ditandatangani oleh Jokowi. Ternyata, tulisan dalam prasasti ada yang salah. "Peletakan batu pertama pembagunan kereta cepat Jakarta-Bandung". Harusnya tertulis pembangunan, bukan pembagunan.
Meski ada kekurangan dalam kalimat "pembangunan", Jokowi tetap membubuhkan tanda tangan dalam prasasti. Acara groundbreaking tetap berlansung lancar.
Soal prasasti, Wali Kota Ridwan Kamil yang sebelumnya ikut menemani Presiden Jokowi dalam akun Facebooknya juga membuat candaan. "Semoga juga batu prasastinya tdk ada yang iseng dijadikan bahan akik. amin," tulis Kang Emil dalam akun Facebooknya, Kamis (21/1).
Tag Terkait
Oded minta ganti rugi lahan proyek kereta cepat harus adil
Proyek kereta cepat, 14 kelurahan di Kota Bandung terdampak
Pemprov Jabar persoalkan pembangunan stasiun kereta cepat di kawasan Walini KBB
Bangun kereta cepat, puluhan rumah di Bandung Barat ditertibkan
Kereta Api Mutiara Selatan kini hadir dalam kelas eksekutif
KAI beri syarat bagi ibu hamil yang mau naik kereta api
Pengerjaan kereta cepat Jakarta Bandung dimulai Maret
Ini jalur kereta yang melayani angkutan motor gratis jelang lebaran
Proyek kereta cepat, tersisa 238 bangunan yang akan ditertibkan
Apa kabar kelanjutan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung?