Panwaslu catat puluhan pelanggaran dilakukan paslon di Piwalkot Bandung
Ketua Panwaslu Kota Bandung Farhatun Fauziyyah
Bandung.merdeka.com - Selama satu bulan lebih tahapan kampanye dimulai sejak 15 Februari lalu, berbagai pelanggaran mewarnai kegiatan kampanye yang dilakukan oleh pasangan calon (paslon) di Pilwalkot Bandung. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) mencatat ada puluhan pelanggaran yang terjadi sejak awal dimulainya masa kampanye.
Ketua Panwaslu Kota Bandung Farhatun Fauziyyah mengatakan, sedikitnya ada 25 pelanggaran yang masuk laporan Panwaslu. Pelanggaran yang terjadi mulai dari pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) hingga pelanggaran waktu kampanye. Untuk pemasangan APK, sejumlah APK diketahui dipasang di sejumlah lokasi yang dilarang. Adapun untuk pelanggaran waktu kampanye, paslon menggelar kegiatan kampanye di luar jam yang diperbolehkan.
"Sesuai aturan waktu kampanye diperbolehkan dari pukul 09.00 hingga pukul 18.00 WIB," ujar Farhatun kepada Merdeka Bandung lewat pesan singkat, Selasa (20/3).
Selain itu, pelanggaran lainnya kata Farhatun yang ditemukan panwas yakni adanya kegiatan kampanye yang digelar di pesantren atau tempat-tempat ibadah. Padahal lokasi tersebut tidak diperbolehkan dilakukan kampanye.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menemukan pelanggaran berupa politik uang. Politik uang ini berupa pembagian barang-barang ke warga saat berkampanye.
Farhatun mengungkapkan, panwaslu tidak bisa menyebut paslon mana yang melakukan pelanggaran. Hal ini berkaitan dengan kode etik anggota panwas.
"Kode etik kita enggak boleh mengeluarkan jenis pelanggaran paslon apa jumlah berapa," ucapnya.
Disinggung terkait sanksi yang diberikan kepada paslon yang melakukan pelanggaran, Farhatun menyebut bahwa
sanksi yang diberikan masih berupa preventif. Sementara pelanggaran politik uang, akan masuk ke dalam ranah pidana pemilu dan akan dibahas di Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu).
"Kalau pelanggaran adminisitratif kita lewat persuasif dan rekomendasi ke kpu. Sementara money politik masuk ranah pidana pemilu dibahas di Gakumdu," katanya.
4 Masih ingatkah Anda dengan 16 ponsel Nokia berdesain unik?
Pemuda Muhammadiyah Bantu Amankan Pemilu di Jawa Barat
Sahabat Muda Jokowi -Ma'ruf Kumpul di Bandung, Bahas Pemenangan di Jawa Barat
‘Minggu Seru’, Poros Pasundan Hadirkan Nissa Sabyan di Sukabumi
Hanya Dalam Waktu Dua Hari, Poros Pasundan Sukses Sambut Prabowo di Tasik
Prabowo Bakal Sapa Warga Tasikmalaya Akhir Pekan Ini
Gerakan Poros Indonesia, Wadah Aspirasi Rakyat Menangkan Prabowo-Sandi
PPP Humphrey Djemat Nilai Jokowi Tak Siap Sampaikan Argumentasi Di Debat
Ketum PSI Sampaikan Selamat, Ahok Dua Pekan Lagi Akan Menghirup Udara Bebas
Ketum PSI Ingin Profesi Youtuber dan Gammer Dicantumkan di Kolom KTP