Oded harap kepala daerah bebas dari korupsi
Calon Wali Kota Bandung Oded M Danial
Bandung.merdeka.com - Calon Wali Kota Bandung Oded M Danial berharap Kepala Daerah dan Aparat Sipil Negara (ASN) harus memiliki komitmen untuk menyelenggarakan pemerintahan dan mampu mengelola sebuah pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.
"Dalam mengelola pemerintahan tentu banyak godaan terutama dalam pengelolaan anggaran pemerintahan. Sebagai Kepala Daerah tentu harus mampu melakukan upaya preventif agar aparat ASN tidak melakukan korupsi," ujar Oded dalam siaran pers yang diterima Merdeka Bandung, Selasa (13/3).
Pasangan nomor urut 3 ini menegaskan Kepala Daerah dan Aparat Sipil Negara (ASN) harus memiliki komitmen untuk menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
"Peran kepala daerah adalah melakukan pembinaan dan menginspirasi bawahannya. Berikan pemahaman agar para ASN menggunakan akal pikiran dan qolbunya sebagai alat untuk bekerja," kata dia.
Oded menjelaskan, akal pikiran digunakan ASN untuk memastikan bekerja sesuai dengan SOP dan tupoksi. Sehingga pekerjaan bisa diselesaikan sesuai prosedur. Qolbunya digunakan untuk melahirkan kesadaran etis sehingga ASN di Kota Bandung tidak melakukan korupsi.
"Nilai-nilai religius juga harus diperkuat karena seseorang melakukan pelanggaran nilai norma agama disebabkan adanya ada kekosongan ilmu dan keimanan dalam dadanya. Bahkan seseorang yang intelektualnya tinggi tetapi spiritualnya kosong bisa melakukan pelanggaran yang lebih parah," ucapnya.
Selain itu lanjut Oded, aspek pembinaan harus dilakukan terus. Begitu pun sistem reward and punishment harus di jalankan. Menurut dia sistem reward di kota Bandung sudah cukup bagus karena Pemkot sudah menerapkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Menurutnya penerapan TKD seharusnya membuat ASN sudah tidak lirik kiri-kanan cari uang lebih. Tidak hanya itu, kerjasama Pemkot dengan aparat penegak hukum harus dilanjutkan.
"Kejasama dengan TP4D (Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah) maupun dengan KPK harus terus dilakukan agar pemahaman aturan hukum para ASN semakin meningkat dan setiap pengadaan barang dan jasa bisa terkawal secara hukum," katanya.
4 Masih ingatkah Anda dengan 16 ponsel Nokia berdesain unik?
Pemuda Muhammadiyah Bantu Amankan Pemilu di Jawa Barat
Sahabat Muda Jokowi -Ma'ruf Kumpul di Bandung, Bahas Pemenangan di Jawa Barat
‘Minggu Seru’, Poros Pasundan Hadirkan Nissa Sabyan di Sukabumi
Hanya Dalam Waktu Dua Hari, Poros Pasundan Sukses Sambut Prabowo di Tasik
Prabowo Bakal Sapa Warga Tasikmalaya Akhir Pekan Ini
Gerakan Poros Indonesia, Wadah Aspirasi Rakyat Menangkan Prabowo-Sandi
PPP Humphrey Djemat Nilai Jokowi Tak Siap Sampaikan Argumentasi Di Debat
Ketum PSI Sampaikan Selamat, Ahok Dua Pekan Lagi Akan Menghirup Udara Bebas
Ketum PSI Ingin Profesi Youtuber dan Gammer Dicantumkan di Kolom KTP