Organda sesalkan peristiwa perusakan mobil Avaza oleh sopir angkot
Ketua Organda Neneng
Bandung.merdeka.com - Ketua Organda Kota Bandung Neneng Zuraedah mengaku menyesalkan peristiwa perusakan mobil Avanza nopol D 1167 UF oleh sopir angkot di Jalan BKR kemarin. Mobil toyota Avanza yang dikira taksi online ini tiba-tiba dihakimi massa sopir angkot yang hendak bertolak aksi ke Gedung Sate, pada Kamis (9/3).
"Itu sangat menyesalkan bagi kita, ibu yang mewakili para pengusaha Kota Bandung. Teman-teman kita yang mengadakan (unjuk rasa) tidak menginstruksikan kepada orang tersebut. Sangat-sangat-sangat menyesalkan dengan adanya kejadian seperti itu. Ibu menyayangkan," ujar Neneng kepada wartawan saat ditemui di acara Musrembang Kota Bandung di Hotel Horizon, Jumat (10/2).
Neneng mengatakan, seharusnya para sopir angkot meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga minat masyarakat untuk naik angkot kembali naik. Bukannya melakukan aksi yang merugikan masyarakat.
"Seharusnya kita meningkatkan pelayanan seoptimal mungkin, bukan seperti ini (melakukan perusakan). Itu yang ibu sesalkan dan teman teman yang berjuang kemarin," katanya.
Sebagai pimpinan organisasi yang menaungi para pengusaha angkutan umum di Kota Bandung, Neneng mengajak kepada para pengusaha untuk sama-sama memberikan pembinaan kepada para sopir sehingga kejadian ini tidak kembali terulang di kemudian hari.
"Organda ini anggotanya para pengusaha, membina kepada pengusaha. Pengemudi itu di bawah para koperasi. Mereka pembinaan di bawah koperasi masing masing. Untuk itu mari kita bersama sama koreksi diri. Memperbaiki lagi citra transportasi di Kota Bandung," ujarnya.
Tag Terkait
Penusuk pengemudi ojek online di Bandung didor polisi
Waspada pencuri tas di Stasiun Bandung
Berkelahi dengan temannya, siswa SD di Bandung tewas
Berusaha kabur saat ditangkap, pelaku curas di Kota Bandung ditembak mati
Seorang warga Bandung tewas diduga gara-gara tertembak pistol polisi yang meletup
Baru saja menghirup udara bebas, Residivis ini kembali berulah
Ratusan warga Bandung tertipu investasi bodong berbasis MLM
Melawan, dua pelaku spesialis curanmor di Bandung ditembak
Gara-gara abu rokok, Ramdani tewas ditusuk
Polda Jabar gerebek pembuatan dokumen palsu