Orang tua yang kreatif akan sukses mendidik anak

Oleh Farah Fuadona pada 18 April 2016, 15:50 WIB

Bandung.merdeka.com - Pola pengasuhan dan cara mendidik anak dalam keluarga menentukan karakter anak. Dari keluargalah pendidikan terhadap anak dimulai. Sehingga kunci sukses pendidikan anak ada di tangan orang tua.
 
Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi mengungkapkan pada dasarnya setiap anak memiliki kecerdasan. Kecerdasan ini akan terbuka atau sebaliknya tergantung pola asuh dari keluarga.
 
Pria yang akrab disapa Kak Seto mengatakan, hanya orang tua yang kreatif saja yang mampu mengembangkan kecerdasan dan karakter anaknya. “Kunci sukses dalam mendidik anak adalah kreatif,” kata Kak Seto, melalui keterangan pers yang diterima Merdeka Bandung.
 
Ia menjelaskan cara-cara kreatif adalah mendidik anak dengan cara-cara menyenangkan. “Mengedukasi membuat anak tidak merasa tertekan," terangnya.
 
Kak Seto bersama Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat, Netty Heryawan, menghadiri acara Parenting Indonesia Scout Chalenge West Java  yang merupakan rangkaian dari Indonesia Scout Challege di Gedung Seni dan Budaya Ewangga Kuningan, Selasa (12/4) lalu.
 
Sementara Netty lebih menyoroti peran ibu dalam pendidikan anak. Menurutnya di tangan ibu masa depan bangsa dipertaruhkan. Sebab kaum ibu menjadi pihak pertama yang mendidik dan mengasuh anak. Itu sebabnya ibu atau kaum perempuan disebut center of life.
 
Netty juga menggolongkan orang tua ke dalam beberapa kelompok. Pertama, orang tua nyasar, yaitu orang tua yang tidak tahu bagaimana cara mendidik anak. Kedua, orang tua bayar yang menganggap ukuran sukses seseorang dapat dibeli dengan dana yang berkecukupan.
 
Ketiga, orang tua sadar, maksudnya sebagai orang tua memahami bagaimana menyiapkan strategi dan bagaimana cara mengasuh dengan mau belajar.
 
Orang tua yang baik adalah orang tua yang sadar akan peran anak bagi keluarga dan bangsa. Orang tua sadar akan melakukan pendekatan komunikatif dan kreatif dalam mendidik anak. Pendekatan tersebut disingkat APA, yaitu Arahan, Pilihan dan Alasan
 
"Melalui pendekatan APA dengan beri Arahan yang baik. Beri Pilihan karena anak mempunyai karakter yang berbeda dan beri solusi sebagai alasan yang edukatif sehingga menimbulkan rasa nyaman dan aman bagi anak," jelas Netty.

Tag Terkait