Imlek tahun ini penuh angka 8, apa maknanya?
Wong Tjeping atau akrab disapa Koh Ahoy
Bandung.merdeka.com - Imlek tahun ini jatuh pada tanggal 8. Ada tradisi mengunjungi delapan vihara pada hari ke delapan. Dalam keyakinan Tionghoa, angka delapan mengandung hoki atau keberuntungan.
Pengurus Vihara Girimetta, Wong Tjeping atau akrab disapa Koh Ahoy mengatakan, orang yang memiliki keyakinan tinggi masih menjalani tradisi sembahyang di delapan vihara pada hari ke delapan Imlek.
"Dalam keyakinan kami, angka 8 dan 9 itu bagus. Di kami juga ada 8 dewa. Delapan artinya keberuntungan, bagi yang usaha akan lancar, bebas dari penyakit, dan kebaikan-kebaikan lainnya," terang Koh Ahoy, kepada Merdeka Bandung, Senin (8/2).
Ia menjelaskan, vihara yang dikunjungi dalam tradisi mengunjungi delapan vihara pada hari kedelapan Imlek bersifat bebas, mau vihara besar ataupun kecil. "Yang penting delapan vihara," tandasnya.
Orang yang melakukan tradisi tersebut, kata dia, akan diliputi keberuntungan. Terlebih dalam perhitungan fengshui, tahun 2016 ini shionya monyet api yang penuh dengan keberuntungan dan kebaikan.
"Sekarang kan monyet api, kalau monyet kan jenaka, banyak guyon, banyak kejutan yang lucu, Banyak ngebodorlah," jelasnya.
Ia menambahkan, tahun monyet api cocok untuk membuka usaha. Sebab tahun ini tahun yang penuh berkah. Namun dalam membuka usaha itu diperlukan kelincahan dan semangat.
Koh Ahoy sendiri mendoakan agar Imlek tahun ini bisa membawa kebaikan bagi Indonesia. "Pemerintahan makin lancar dan rakyatnya makmur sejahtera," katanya.
Tag Terkait
Koleksi Teranyar Miss Mondial Hadiran 12 Varian Liontin Bentuk Binatang
'Festival 15 M' digelar guna mensyukuri tahun baru Imlek
Saat para anjing lenggak-lenggok bak model di Cihampelas Walk
Rayakan kemeriahan Imlek di Ibis Bandung Trans Studio
Melewati kemeriahan Imlek di Chinatown Bandung, bernuansa autentik Tionghoa
Saksikan barongsai bertaraf internasional di Trans Studio Mall
Makan malam saat Imlek di Novotel Bandung dibanderol Rp 178 ribu
J&C Cookies tawarkan promo beli 2 toples hanya Rp 150 ribu
Jelang Imlek, produsen dodol keranjang kebanjiran order
Beragam olahan panggang dari The Papandayan Hotel pada momen Imlek