Benih fanatisme Persib ditanam sejak usia dini

Bobotoh
Bandung.merdeka.com - Meski didera kekalahan yang menyakitkan, bobotoh tetap setia mendukung Persib. Kalah menang, “Persib nu aing,” demikian selogan bahasa Sunda yang sering diusung bobotoh yang artinya “Persib miliku.”
Kekecewaan juga dirasakan Dadang Ahmad (29), bobotoh Persib yang sejak kecil menyukai Maung Bandung—julukan Persib. Padahal sejak awal Dadang sudah diniatkan, jika Persib menang ia akan konvoi keliling Bandung.
Meski kecewa, pegawai konveksi di Tegalega Bandung ini tidak mengendurkan dukungannya. Baginya, Persib sudah “mendarah daging.” Istilah itu tidak berlebihan mengingat sejak kecil Dadang sudah merasakan atmosfer stadion kala Persib main.
“Mulai usia kelas tiga SD saya sering diajak bapak saya nonton langsung Persib,” cerita Dadang kepada Merdeka Bandung, Senin (4/4).
Dadang menuturkan, ayahnya memang penggila Persib. Setiap Persib main terutama di Bandung, ayahnya selalu menyempatkan diri nonton langsung ke stadion.
“Bapak mah kalau Persib main pasti dikejar,” katanya.
Ketika ikut dengan bapaknya itulah, menurut Dadang, benih-benih kecintaan pada Persib mulai tertanam. Ia merasakan puluhan ribu bobotoh yang ada di stadion menerikan yel-yel dukungan untuk Persib.
“Waktu itu beberapa kali saya diajak ke Stadion Siliwangi. Ramai sih, tapi takut juga karena masih kecil. Takut terinjak-injak,” cerita Dadang yang kini punya anak dua.
Pria yang menggemari penyerang Persib Samsul Arif ini juga akan menurunkan fanatismenya terhadap Persib kepada kedua anaknya.
“Anak saya masih kecil-kecil, yang besar SD satu lagi belum sekolah,” ujar pria asal Cililin ini.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak