Linawati tuangkan kritik sosial dalam selembar kain


Linawati
Bandung.merdeka.com - Lewat selembar kain Linawati Budiarto menuangkan kritis sosialnya. Ada yang mengkritisi soal beberapa laut Indonesia yang sudah tercemar, lalu minimnya lagu anak-anak, hingga daerah pedesaan yang semakin hilang seiring dengan pembangunan gedung-gedung pencakar langit.
Desainer berusia 40 tahun itu mengaku prihatin. Namun, alih-alih mencaci maki sebagian pihak yang menurutnya harus bertanggung jawab akan hal-hal tersebut, ia justru menuangkannya menjadi hal positif. Dimana selembar kain dilukisnya sesuai dengan tema dan kritik sosial yang ingin disampaikan.
"Sebenarnya motif yang saya buat ini lebih ke cerita soal Indonesia. Saya tuangkan kekhawatiran saya lewat kain, seperti soal lagu-lagu buat anak kecil ya sekarang minim sekali, terus desa-desa yang dibuat untuk bangunan properti berharga tinggi," ujar Linawati kepada Merdeka Bandung, Minggu (27/8).
Menggunakan kain katun dengan motif jumputan, wanita cantik berkulit putih ini langsung melukiskan ide nya diselembar kain. Dengan begitu, hasil karyanya ini bisa dibilang limited edition. Soalnya, tak ada jiplakan atas karya yang dibuatnya.
Rencananya, Linawati akan membuat 10 lukisan di atas kain. Namun, baru ada delapan yang bisa dirampungkan. Setelah semua lukisan pada 10 lembar kain itu selesai dilakukan, ia akan mendesainnya menjadi sebuah busana yang nyaman dan eye catching saat dikenakan.
"Untuk busana yang saya buat lebih ke anak muda yang mengarah gaya hidup bebas. Bukan berarti negatif ya tapi justru positif karena artinya anak muda bisa mengekspresikan dirinya lewat busana yang dikenakan yakni busana yang nyaman," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak