Keren, kamera lubang jarum berbahan kayu jati buatan pemuda Bandung

user
Endang Saputra 06 Agustus 2018, 10:26 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Bagi para pecinta fotografi, Onrust Pinhole hadir menawarkan sesuatu yang unik. Kamera analog dengan badan kamera yang dibuat dari material kayu jati ini hadir dengan tampilan elegan. Bila dibandingkan dengan kamera analog lainnya, tentu saja berbeda jauh. Dari tampilannya saja terlihat tak nampak seperti kamera.

Adalah Arie Haryana dan Willi yang berkolaborasi menghadirkan produk unik bertitle Onrust Pinhole. Ini adalah kamera lubang jarum yang dibuat dengan material kayu jati. Menggunakan roll film, kamera ini memang menawarkan kesan klasik yang terlihat mahal.

Arie menjelaskan, kehadiran kamera kayu ini bermula dari keiisengannya pada tahun 2014 silam. Ia berupaya menghadirkan kamera yang berbeda dari biasanya. Memulai produknya dari material triplek, ia menilai bahwa material ini kurang elegan. Hingga akhirnya ia mencoba membuat kamera dari kayu dan berhasil.

"Coba-coba pakai triplek, sampai akhirnya tahun 2015 cobalah produksi kamera kayu ini. Kamera kayu ini produk coba-coba kami. Pas lihat pakai triplek kesannya murah, coba pakai kayu biar kelihatan elegan dan artistik," ujar Arie kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara Makerfest di Lapangan Pussenif, Minggu (5/8).

Untuk pengaplikasiannya, kata Arie, sifat kamera lubang jarum ini sangat sederhana. Pada prinsipnya, kata dia, cara kerja kamera ini adalah hanya setitik cahaya yang ada untuk merekam sebuah gambar. Pada area depan kamera hanya diberi lubang dengan lensa berukuran tak terlalu besar.

Kemudian, rol film berukuran 120 mili dimasukan pada bagian dalam kamera. Untuk memotret, Anda hanya cukup memutar atau menggeser untuk membuka dan menutup lensa pada bagian depan. Proses membuka dan menutup kembali lensa hanya dalam hitungan detik. Pengaplikasian yang baik akan membuat gambar tertangkap sempurna pada rol film.

"Buat yang fotografer amatir juga bisa pakai ini, caranya gampang. Motretnya cuma dibuka doang bagian depannya dengan cara digeser saja. Hanya dua detik saja buka lensanya, gampang banget. Nanti ya hasilnya seperti kamera analog lainnya, dicuci dan cetak dikamar gelap," kata dia.

Tempat produksi produk ini dilakukan di Bandung, tepatnya kawasan Tegalega. Bicara soal penjualan, Arie mengaku bahwa Onrust Pinhole sudah berhasil mencuri perhatian sejak awal diluncurkan. Terbukti 100 pieces kamera yang diproduksi saat awal berhasil terjual hanya dalam waktu 2,5 bulan saja.

Itu artinya, ada begitu banyak peminat kamera unik ini. Hingga saat ini, pesanan untuk kamera kayu tak pernah berhenti. Bahkan pesanan hadir dari berbagai negara seperti Spanyol dan Jerman. Namun, baik Arie ataupun Willi masih berupaya untuk menahan pesanan tersebut.

"Ada beberapa yang pesan dari luar negeri seperti Spanyol dan Jerman soalnya ini produk unik dan era jaman sekarang itu banyak yang memilih kembali ke produk-produk klasik gini. Kami masih tahan penjualan keluar negeri, soalnya kami masih belum terlalu percaya diri," paparnya.

Dibanderol dengan harga Rp 319 ribu hingga Rp 600 ribu, kamera kayu kini hadir dengan dua model yang begitu unik. Bila tak digunakan untuk berfoto, kamera ini juga begitu ciamik untuk dijadikan sebagai pajangan.

Kredit

Bagikan