Arus kendaraan pelat B mulai merayap ke arah Lembang


Ilustrasi kemacetan
Bandung.merdeka.com - Arus kendaraan yang menuju Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mulai ramai. Antrean kendaraan terlihat di Jalan Setiabudi, tepatnya sekitar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Antrean kendaraan tersebut terjadi dari arah Bandung menuju Lembang. Meski tidak macet, laju mereka tersendat. Hal ini terjadi karena adanya pertemuan arus di pertigaan Terminal Ledeng, Jalan Setiabudi-Jalan Sersan Bajuri.
Begitu melewati pertigaan tersebut, arus kendaraan dari arah Bandung menuju Lembang mulai lancar meski kondisinya ramai.
Namun kendaraan kembali tersendat di daerah Cihideung. Di daerah tersebut, banyak kendaraan parkir di cafe atau rumah makan berdiri di sekitar Cihideung, Jalan Raya Lembang.
Di antaranya, banyak kendaraan masuk dan keluar wisata alam Farm House. Namun begitu melewati Farm House, arus menuju Lembang kembali lancar.
Sebaliknya, kendaraan dari arah Lembang menuju Bandung tersendat ketika akan mendekati daerah Cihideung.
"Mungkin kalau siang ke sore bakal macet. Pagi tadi juga sudah mulai banyak kendaraan yang menuju Lembang," kata Tantan Sutana (23), seorang sopir mobil pribadi yang baru saja pulang dari Lembang, kepada Merdeka Bandung, Minggu (27/12).
Tantan menuturkan, dirinya berangkan dari kawasan Kosambi Bandung menuju Lembang sekitar pukul 07.30 WIB. Tiga puluh menit kemudian ia sampai Jalan Setiabudi berbatasan dengan Jalan Raya Lembang.
"Kalau dari dalam kota (Bandung) lancar, cuman pas di jalan yang ke arah Lembang sudah mulai terlihat arus. Kebanyakan mobil pelat B (Jakarta)," katanya.
Ia menambahkan, kemacetan di daerah Cihideung terjadi karena banyaknya kendaraan masuk dan keluar restoran, banyak kendaraan parkir dan mencari tempat parkir.
Ia menyarankan, jika mau ke Lembang sebaiknya mulai menempuh perjalanan pagi hari di saat jumlah kendaraan masih terbatas.
"Kalau siang atau sore pasti macet, apalagi musim liburan," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak