Pandemi Corona, Eiger Produksi APD dan Masker Untuk Dibagikan Gratis

user
Endang Saputra 15 April 2020, 11:08 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pandemi Corona membuat PT. Eigerindo Multi Produk Industri (MPI) memberlakukan Work From Home (WFH) dan untuk sementara waktu menghentikan kegiatan produksinya hingga 17 Maret 2020.

Namun, melalui program #EIGERSHARE, Eiger sementara waktu mengalihfungsikan lini produksi manufakturnya untuk membuat alat pelindung diri (APD) berupa baju hazmat (coverall suit) dan pelindung wajah (face shield) serta masker kain non-medis yang nantinya akan dibagikan secara gratis kepada pihak yang membutuhkan.

CEO PT Eigerindo MPI, Ronny Lukito mengatakan, #EIGERSHARE merupakan sebuah gerakan kepedulian yang dibentuk berdasarkan misi dan nilai-nilai EIGER yang meliputi aspek Education, Inspiration, Greenlife, Experience, dan Responsibility.

"Tidak hanya memberikan kontribusi pada kegiatan luar ruang saja, EIGER juga turut memberikan perhatian yang besar terhadap permasalahan dan penanggulangan bantuan bencana, lingkungan, pendidikan, serta sosial," kata Ronny dari berita tertulis diterima Merdeka Bandung.

Menurut Ronny, sebagai salah satu bentuk kepedulian dalam mencegah penyebaran virus COVID-19, pada tahap awal, PT Eigerindo MPI sedang memproduksi APD berupa 5.000 pcs baju hazmat (coverall suit) dan 2.000 pcs pelindung muka (face shield) yang nantinya akan dibagikan secara gratis kepada tim tenaga medis yang menangani kasus pandemi COVID-19.

"Selain itu 50.000 pcs masker kain non-medis yang juga akan dibagikan secara gratis kepada para pekerja informal yang membutuhkan, seperti para pengendara ojol, pedagang kecil, UMKM, dan masyarakat umum lainnya yang terdampak," kata dia.

Pada hari Rabu (8/4) lalu, bantuan pertama EIGER berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang terdiri dari 4.000 unit baju hazmat, 1.000 unit pelindung muka, dan 5.000 unit masker kain non-medis telah diserahkan langsung secara simbolis oleh Ronny Lukito selaku CEO PT Eigerindo MPI kepada Bapak M. Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 di Gedung Pakuan, Bandung Jawa Barat. Bantuan ini nantinya akan didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan bersama Jabar Quick Response.

Ronny pun menjelaskan, selain bantuan Alat Pelindung Diri (APD), EIGER juga membagikan sekitar 5.000 kg beras kepada 1000 Kepala Keluarga masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan melakukan penyemprotan disinfektan gratis di lingkungan desa sekitar pabrik PT Eigerindo MPI.

"EIGER pun juga telah turut serta dalam Gerakan 1 Juta Liter Disinfektan yang bekerjasama dengan Vertical Rescue Indonesia untuk 33 kecamatan se-Bandung Raya," katanya.

Kredit

Bagikan