Liburan Akhir Tahun, Tingkat Okupansi Hotel di Bandung Capai 85 Persen

Regata Hotel
Bandung.merdeka.com - Tingkat okupansi hotel di Kota Bandung pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 cukup tinggi. Data dari Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesia ( PHRI) Jawa Barat, tingkat okupansi hotel di Bandung rata-rata berada di angka 85 persen.
Ketua PHRI Jabar, Herman Mochtar mengatakan, tingkat hunian hotel di Kota Bandung mulai meningkat seiring datangnya musim liburan akhir tahun. Pada Sabtu 22 Desember 2018 kemarin tingkat okupansi bahkan mencapai angka 95 persen.
"Tingkat okupansi rata-rata dari liburan Natal sampai 85 persen masih dapat. Malam minggu kemarin sampai 95 persen terisi," ujar Herman kepada wartawan di Bandung, Selasa (25/12).
Namun demikian diakuinya, sejak tadi malam hingga tanggal 30 Desember nanti diprediksi akan ada penurunan. Namun akan kembali meningkat pada tanggal 31 Desember.
"Dari tadi malam sampai tanggal 30 Desember memang ada penurunan, tapi nanti malam Tahun Baru mungkin rame lagi. Nanti malam Tahun Baru bisa sampai 100 persen (tingkat okupansi)," ujarnya.
Menurut Herman, datangnya musim liburan akhir tahun menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi pengusaha hotel. Apalagi kota Bandung masih menjadi magnet bagi para wisatawan untuk menghabiskan masa liburan.
Khusus di bulan Desember tahun ini, kata Herman dinilai tahun yang cukup menguntungkan bagi para pengusaha perhotelan. Apalagi banyak instansi baik pemerintahan maupun swasta yang menggelar acara di akhir tahun seperti rapat-rapat. Momen ini kemudian disambung dengan liburan anak sekolah, Natal kemudian Tahun Baru.
"Dibandingkan tahun kemarin, tahun ini bagus. Bulan Desember kan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) banyak orang dari instansi, Kementerian rapat akhir tahun. Kemudian disambung liburan anak sekolah, Natal dan Tahun Baru. Apalagi tanggal 1 itu kan jatuhnya Selasa. Itu hari kejepit," ucapnya.
Tak hanya di Bandung, Herman menyebut tingkat okupansi hotel juga cukup tinggi di sejumlah wilayah yang menjadi daerah wisata di Jawa Barat.
"Sekarang yang lagi bagus itu di Pangandaran, Pelabuhan Ratu. Itu lagi bagus-bagusnya sekarang," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak