Tempat hiburan di bulan Ramadan,Solihin : Tidak ada maaf bagi yang melanggar

user
Endang Saputra 12 Mei 2018, 16:31 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin menginstruksikan kepada para camat dan lurah untuk mengantisipasi permasalahan sosial yang sering muncul dalam momentum bulan Ramadan. Salah satunya yakni melakukan pemantauan aktivitas tempat hiburan di masing-masing wilayahnya.

Menurut Solihin, seluruh tempat hiburan wajib tutup selama bulan Ramadan. Tempat hiburan dilarang beroperasi mulai tanggal 13 Mei.

"Jadi aparat kewilayahan harus mengawasi di wilayah masing-masing. Pokoknya tidak ada maaf untuk yang melanggar. Apalagi ini berkaitan dengan ibadah," ujar Solihin kepada wartawan, Sabtu (12/5).

Menurut Solihin, aparat kewilayahan harus menjadi ujung tombak dalam hal pemantauan, karena mereka yang lebih tahu wilayahnya. Di sisi lain, Solihin pun meminta kepada para pengusaha hiburan untuk menaati aturan di Kota Bandung.

"Kalau ada pihak-pihak yang tidak bisa menjaga toleransi berarti kan mereka tidak menghargai hak orang lain untuk melaksanakan ibadah," katanya.

Terkait dengan pendapatan karyawan tempat hiburan yang sering dipermasalahkan ketika berhenti beroperasi selama bulan Ramadan, Solihin menampik hal tersebut. Menurutnya, para pengusaha dipastikan telah mempersiapkan hal tersebut terutama dalam menghadapi momen keagamaan.

"Saya pikir itu kan setiap tahun dilaksanakan. Ibadah saum itu setiap tahun bukan sekali-kali. Mereka para pengusaha juga harus bisa mempersiapkan itu. Kita hidup di negara mayoritas beragama Islam, pengusaha juga harus tahu apa yang harus dia lakukan menghadapi bulan Ramadan," ungkapnya.

Selaitu tempat hiburan, lanjut Solihin, pihaknya pun menginstruksikan kepada aparat kewilayahan untuk melakukan antisipasi terkait menjamurnya PKL selama bulan Ramadan. Para pedagang yang berjualan di zona terlarang harus ditertibkan.

"Walaupun saya mengingatkan kalau mau menertibkan mereka dengan cara-cara yang manusiawi, jangan dikerasan ya, karena mereka juga mencari nafkah," katanya.

Kredit

Bagikan