Yossi janji pasang internet di pasar-pasar tradisional


Bandung.merdeka.com - Calon Wali Kota Bandung nomor urut dua, Yossi Irianto akan mengoptimalkan keberadaan pasar tradisional di Kota Bandung. Pasar tradisional ke depan harus dikembangkan dengan beragam inovasi sehingga meningkatkan minat masyarakat belanja ke pasar.
Yossi menyebut salah satu program yang digagas yakni dengan menyiapkan tempat-tempat kreatif di pasar. Penyiapan tempat ini tidak menghilangkan fungsi utama pasar tradisional.
"Artinya pasar tradisional bisa di sisi lain dibangun disiapkan tempat-tempat konten kreatif seperti kafe. Sehingga di satu sisi bapak-bapak yang ngantar istrinya ke pasar tradisional, si bapaknya bisa menunggu," ujar Yossi kepada wartawan saat berkunjung ke Pasar Sadang Serang, Senin (7/5).
Tak hanya itu, Yossi ingin agar pasar tradisional dilengkapi dengan dengan koneksi wifi gratis di setiap pasar. Sehingga masyarakat akan antusias datang ke pasar. Dengan cara ini, lanjut Yossi, dirinya ingin mengubah imej pasar yang lekat dengan kotor, bau, becek.
"Jadi kita bisa pasang dengan wifi gratis. Jadi ada kegiatan lain untuk menunggu yang sedang belanja. Sehingga pasar tradisional tidak anti IT," katanya.
Yossi mengungkapkan, revitalisasi pasar menjadi salah satu program prioritas pasangan Yossi-Aries bila memimpin Bandung. Dia mengaku miris dengan kondisi pasar tradisional di Kota Bandung saat ini.
"Seperti hari ini Saya blusukan ke Pasar Simpang Dago dan Sadang Serang. Saya ingin mendengar informasi secara utuh dari para pedagang atau masyarakat yang belanja ke pasar. Seperti tadi ada keluhan yang mengeluhkan problematika pasar tradisonal pasti dia engga nyaman," ucapnya.
Yossi akan mendorong percepatan revitalisasi pasar tradisional di Kota Bandung. Dia menargetkan dalam jangka waktu 2-3 tahun dapat merevitalisasasi seluruh pasar tradisional di Bandung.
Â
"Oleh karena itu Saya ingin mendorong percepatan revitalisasi. Jangan dikaitkan dengan modernisasi, tapi bagaimana pengembangan pasar tradisional ini nyaman. Sehingga perspektif terhadap revitalisasi bagaimana pasar-pasar jadi pasar tematik. Jadi setiap pasar punya kekuatan masing masing, daya dorong seperti Cihapit, enak belanjanya, tempatnya nyaman," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak