Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung terjunkan 60 petugas periksa hewan kurban

Petugas hewan kurban Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung
Bandung.merdeka.com - Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung melepas 60 petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual di seluruh wilayah Kota Bandung. Pemeriksaan dijadwalkan dimulai sejak hari ini hingga H+2 Idul Adha (hari Tasyrik).
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Elly Wasliah menuturkan satgas pemeriksaan kesehatan hewan kurban terdiri dari 6 tim, dimana masing-masing tim terdiri dari 10 orang petugas. Tim ini akan bergerak ke 30 kecamatan di Kota Bandung.
"Alhamdulillah pada hari ini kami melepas Satgas pemeriksaan hewan kurban tahun 2017 di kota Bandung. Kami melepas dua tim dimana tim pertama adalah tim pemeriksa kesehatan hewan kurban sebelum dipotong (ante mortem) sebanyak 60 orang yang bagi jadi 6 tim. Tim yang kedua adalah tim pemeriksa kesehatan daging kurban ( post mortem). Tim ini akan bertugas mulai hari raya Idul Adha sampai hari H + 2 hari tasyrik," ujar Elly kepada wartawan seusai acara pelepasan di kantornya.
Menurut Elly, selain bertugas memeriksa kesehatan hewan kurban, tim ini juga akan melakukan monitoring semua pedagang hewan kurban yang berjualan di pinggir jalan. Selain itu juga tim ini bertugas menyeleksi dan mengidentifikasi persyaratan hewan kurban.
"Jadi kami sangat melihat betul dari aspek persyaratan baik secara syariat agama Islam, bahwa usia untuk sapi sudah di atas 2 tahun, sementara untuk domba di atas 1 tahun. Selain juga juga dilihat dari aspek kesehatannya," katanya
Menurut Elly, hewan yang sudah dicek dan terbukti sehat, akan diberi kalung bertuliskan layak dan sehat. Pihaknya menyiapkan 35 ribu kalung sehat untuk disebar kepada hewan kurban di Kota Bandung yang telah memenuhi kriteria sehat dan layak.
"Jadi kami tidak sembarang memberikan kalung sehat kepada hewan kurban. Apabila tidak memenuhi persyaratan karena tidak layak atau karena aspek kesehatannya belum terpenuhi, maka tidak akan diberi kalung sehat," ungkapnya
Elly pun mengimbau kepada masyarakat untuk membeli hewan kurban yang telah diberi kalung sehat. Dengan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat kota Bandung.
Berdasarkan catatan, pada tahun 2016 ada 5.786 ekor sapi yang dijual di Kota Bandung. Namun dari jumlah tersebut jumlah sapi yang dipotong lebih besar yakni sebanyak 6906 ekor. Menurut Elly junlah tersebut lebih besar karena sebagian masyarakat ada yang membeli sapi dari luar Kota Bandung. Adapun untuk sapi tidak layak ada 9 ekor. Sementara untuk Domba yang dipasarkan di kota Bandung ada 20.054. Dari jumlah tersebur, yang tidak layak ada 1.163 ekor. Hewan kurban yang tidak layak ini kata Elly sebagian besar karena belum cukup umur dan sakit.
Elly menambahkan dari hasil temua tim post mortem, dari pemeriksaan 6.906 ekor sapi, ada 57 ekor yang terindentifikasi terjangkit penyakit hati.
"Hatinya dibuang sebanyak 11,75 kg. Itu karena teridentifikasi penyakit cacing. Sementara untuk domba ada 34 ekor, dimana hati yang dibuang ada 21 kg," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak