I Made Wirawan: Terima kasih coach
Persib
Bandung.merdeka.com - Penjaga gawang Persib Bandung, I Made Wirawan menilai Pelatih Djadjang Nurdjaman merupakan mitra kerja terbaiknya. Kepergian Djadjang ke italiaa untuk menuntut ilmu sepakbola bersama Inter Milan membuat perasaan Made menjadi senang namun sedih.
Menurutnya, Djadjang merupakan pelatih yang memiliki karakter juga menjadi salah satu arsitek sepakbola di Indonesia saat ini. Bersamanya, Made sukses mengangkat tropi juara Indonesia Super League (ISL) 2014, Juara Piala Wali Kota Padang, dan Piala Presiden 2015.
"Sedih sih ditinggal beliau, tapi saya bangga dan senang karena coach akan dapat ilmu baru di italiaa. Terimakasih Coach atas kepercayaannya, bimbingannya selama ini. Terima kasih atas semua prestasi yang sudah diberikan kepada kami pemain selama ini," kata Made.
Kiper kelahiran Bali ini berharap, Djadjang bisa mengaplikasikan ilmu yang di dapat untuk Persib Bandung. Made mengatakan, kepergian Djadjang merupakan kesempatan emas. Karena kondisi sepakbola Indonesia belum menunjukan adanya tanda-tanda liga kembali digelar.
"Semoga ilmu yang didapat di sana dapat bermanfaat. Tidak adanya kompetisi saat ini saya rasa baik buat beliau ke sana, mudah-mudahaan saat Pak Djadjang balik Indonesia, kompetisi sudah berjalan dan beliau bisa baik lagi buat Persib," ujarnya.
Tag Terkait
Laga Piala Indonesia, Made Wirawan Tak Sabar Tampil di Hadapan Bobotoh
Persib Masih Incar Pemain Asing Untuk Slot Pemain Asia
Setelah Igbonefo, Giliran Tony Sucipto Pamit Dari Persib
Gantikan Mario Gomez, Miljan Radovic Jadi Arsitek Persib
Manajemen PBB Depak Gomez Sebagai Pelatih Persib
Manajemen PT PBB nilai sanksi yang diberikan Komdis PSSI kepada Persib tidak adil
Gomez tekankan pentingnya edukasi dalam menumbuhkan rivalitas yang sehat
Liga 1 dihentikan sementara, Gomez tegaskan timnya tidak terganggu
Kemungkinan Persib tertimpa sanksi, begini kata Mario Gomez
Bobotoh dan pemain Persib gelar doa bersama untuk Haringga di Masjid Pusdai