Golkar Jabar tolak pembelian alat fitnes anggota Dewan Kota Bandung
Ilustrasi alat fitnes
Bandung.merdeka.com - Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi menginstruksikan pada Fraksi Golkar Kota Bandung untuk menolak pembelian alat fitnes. Untuk diketahui anggota dewan Kota Bandung mengajukan fasilitas alat fitnes Rp 700 juta di Kantor DPRD Bandung.
"Hari ini saya instruksikan Ketua Golkar Kota Bandung untuk menolak," katanya saat dihubungi wartawan di Bandung, Jumat (30/9).
Dedi Mulyadi mengatakan, rencana membeli alat fitnes seharga Rp 700 juta tersebut tak beralasan dan tidak tepat saat ini. Penolakan tersebut cukup beralasan karena anggaran membeli alat fitnes bisa dialokasikan untuk kepentingan warga yang lebih luas.
"Lebih baik anggaran itu diberikan pada peningkatan kesejahteraan para petugas kebersihan, atau mereka yang jauh lebih butuh alat fitnes karena setiap hari bekerja menyapu jalan," ungkapnya.
Dia menilai jika dipaksakan maka akan tampak tidak elok ada alat fitnes seharga ratusan juta berada di gedung dewan. Menurut dia jika ingin fitnes, anggota dewan bisa menggunakan fasilitas umum yang tidak sulit dijumpai.
"Enggak usah beli alat fitnes pakai anggaran APBD," tegasnya.
Tag Terkait
Bebas dari Dakwaan Pembunuhan Kim Jong-Nam, Nurul Arifin: Welcome Home Aisyah!
Akibat Hujan Deras Disertai Angin kencang, Atap Pabrik Jatuh dan Menimpa Rumah
Gempa Berkekuatan 5.4 SR Guncang Sukabumi, Dirasakan Warga Bandung
Kapolrestabes Bandung Turun Langsung Bersihkan Sampah di Sungai Cikapundung
Pluit Yang Ditelan Asep Yaya Akhirnya Berhasil Dikeluarkan
Akademi Citarum Sebut Ada 47 Ribu Lahan Kritis di Jawa Barat
KPJR Jalan Rel Anjlok di Padalarang, Sejumlah Perjalanan Kereta Terganggu
Begal di Bandung Marak, Oded Imbau Warga Kembali Aktifkan Ronda Malam
Pohon Mahoni setinggi 40 meter di Jalan Tamansari tumbang ke jalan raya
Halte bus TMB di Bandung kebakaran