Ada T-Rex di Taman Otten Bandung

Oleh Farah Fuadona pada 22 September 2016, 17:13 WIB

Bandung.merdeka.com - Jika Anda melewati Taman yang berada di Jalan Otten Bandung, Anda akan menemukan sebuah pemandangan berbeda dari biasanya. Ada 'penghuni' baru yang menempati kawasan Taman yang berada tak jauh dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung ini.

Sebuah replika Tiranosaurus atau Tyrannosaurus rex (T-Rex) menjadi ornamen baru di Taman Otten. Replika T-Rex yang memiliki tinggi sekitar 3 meter dengan panjang sekitar 6 meter ini tampak begitu mencolok. Sebab wujudnya yang besar dapat dengan mudah terlihat saat melewati Jalan Otten.

Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung Arief Prasetya mengatakan bahwa replika T-Rex ini. Merupakan pemberian dari alumni ITB angkatan 1981. Sebelumnya replika T-Rex ini dipamerkan saat acara Pasar Seni ITB.

"Ya itu kan hadiah dari teman-teman alumni ITB angkatan 81. Sebelumnya kan dipamerkan di pasar seni ITB. Kemudian diberikan kepada Pemkot Bandung," ujar Arief kepada Merdeka Bandung saat dihubungi, Kamis (22/9).

Arief menuturkan, replika T-Rex sengaja ditempatkan di Taman Otten karena kawasan tersebut merupakan salah satu kawasan pintu masuk ke Kota Bandung. Sehingga ketika orang yang datang ke kota Bandung akan disambut dengan karya seni salah satu jenis dinosaurus karnivora terbesar di bumi ini.

"Ya analisa kita itu pintu masuk ke Kota Bandung. Nah kita ingin memperlihatkan yang datang ke kota Bandung melihat karya seni di taman. Sebelumnya kan ada juga replika dinosaurus di Taman Lansia, "katanya.

Arief mengungkapkan, saat ini replika T-Rex masih dalam tahap penyelesaian. Para pekerja tampak masih menyelesaikan replika yang terbuat dari besi ini.

"Itu kontruksinya dibuat dari besi. Jadi harus dirakit dulu. Ada yang dipotong beberapa dan disambungkan kembali. Belum tahu selesainya kapan, tapi sudah tahap penyelesaian," katanya.

Arief berharap dengan hadirnya ornamen baru tersebut, dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat untuk berkunjung ke Taman Otten. Sebab bila dibandingkan dengan taman-taman lain di Kota Bandung, Taman Otten relatif sepi.

"Harapannya dengan ornamen baru tersebut dapat menarik masyarakat untuk bermain di taman. Orang Bandung kan senengnya selfie. Kemudian juga memberikan suatu tanda bahwa ini ciri ornamen seni di Kota Bandung," katanya.

Arief mempersilahkan kepada warga Bandung yang ingin menyumbangkan karya seninya untuk di tempatkan di ruang-ruang publik. Pemkot Bandung akan menerima dengan tangan terbuka.

"Bandung kan kota seni juga. Jadi tidak menutup kemungkinan warga yang menyumbangkan karya seninya untuk ditempatkan di ruang publik, silakan," ujar Arief.

Â

Tag Terkait